Masa Penjajahan Kolonial Belanda di Indonesia


Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah-limpah, tanahnya subur, begitu luas, dan letaknya strategis. Karena kelebihan inilah banyak bangsa yang ingin menguasai Indonesia, salah satunya Belanda. Belanda datang ke Indonesia lalu membentuk persekutuan dagang yang bernama VOC. Persekutuan dagang ini tak lain bertujuan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya tanpa memperdulikan kesejahteraan penduduk pribumi.

VOC beroperasi di Indonesia seabad lebih, sebelum akhirnya dibubarkan pada tahun 1799 karena berbagai masalah yang membelitnya. Semenjak itu pula, tepatnya sejak tahun 1800 masa penjajahan kolonial Belanda di Indonesia dimulai. Kolonialisme diartikan sebagai suatu sistem untuk menjalankan politik atau penjajahan pada suatu negara.

Tak banyak perbedaan ketika penjajahan kolonial Belanda terjadi dan saat VOC berkuasa. Pimpinan kolonial Belanda juga tak bersahabat dengan rakyat pribumi dan memiliki tujuan yang sama dengan VOC, yakni mengeruk kekayaan Indonesia.  Di masa ini pula, Indonesia mengalami empat kali pergantian masa politik kolonial. Masa politik kolonial pertama merupakan masa politik kolonial liberal yang dijalankan oleh Gubernur Jenderal Van Straten dan Gubernur Jenderal Daendels yang berlangsung dari tahun 1800 hingga 1811. Selanjutnya kolonial Belanda dipimpin oleh Gubernur Jenderal Jansens yang memimpin hingga tahun 1816.

Lalu, pada tahun 1816 hingga 1819, kolonial Belanda di Indonesia dipimpin oleh Komisi Jenderal yang beranggotakan Cornelius Theodore Elout, Buyskes, dan Baron van der Capellen. Tugas Komisi Jenderal yang berakhir di tahun 1819 menyisakan Baron van der Capellen sebagai pimpinan berikutnya yang berkuasa hingga tahun 1825.

Tentu saja dalam masa penjajahan Belanda ini, Indonesia tidak diam saja. Berbagai perlawanan muncul di beberapa daerah di Indonesia. Contohnya saja perlawanan Imam Bonjol sampai meletusnya perang Paderi, perlawanan Pangeran Diponegoro, perlawanan yang dipimpin Pattimura, dan masih banyak lagi perlawanan lainnya.

Di tahun 1826, perang gerilya mulai bermunculan di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Penjajahan Belanda di Indonesia baru berakhir pada tahun 1942 ketika Belanda menyerah kepada bala tentara kekaisaran Jepang. Sejak itu pula, dimulailah babak baru penjajahan di Indonesia oleh bangsa Jepang. Tetapi, dalam waktu yang relatif singkat, yakni di tahun 1945, para pemimpin Indonesia menyatakan kemerdekaan bangsa ini. Itulah masa penjajahan kolonial Belanda di Indonesia.

Semoga menambah wawasan kita semua.

Selanjutnya : Tiga Artis Korea yang Bunuh Diri
Sebelumnya: Apa Saja Pantangan Bagi Penderita Diabetes?
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar