Masjid Tua di Indonesia

Masjid-masjid peninggalan sejarah bercorak Islam di Indonesia menjadi saksi akan perjuangan para pahlawan muslim ketika menyebarkan syariat Islam di Indonesia.

Masjid peninggalan sejarah, khususnya masjid tua di Indonesia berbeda dengan masjid sekarang baik dari seni arsitektur, desain, dan tata letak mihrab ataupun mimbar.

Biasanya, atap masjid berjumlah ganjil dan berbentuk limas dan di dalam masjid terdapat empat tiang utama yang menyangga atap tumpang.

Menara masjid berfungsi sebagai tempat muazin mengumandangkan azan, yaitu ketika tiba waktu salat dan sebelum azan dilakukan pemukulan bedug.

Saat ini, pemukulan bedug dilakukan ketika melaksanakan salat idul fitri, salat Jumat atau hari besar lainnya. Berikut ini nama masjid-masjid tua peninggalan sejarah yang bercorak Islam di Indonesia;

1.    Masjid Agung Demak, Jawa Tengah Abad 14 M K. Demak
2.    Masjid Ternate, Ambon Abad 14 M K. Ternate
3.    Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur Abad 15 M
4.    Masjid Kudus,  Jawa Tengah Abad 15 M
5.    Masjid Banten, Banten Abad 15 M K. Banten
6.    Masjid Cirebon, Jawa Barat Abad 15 M K. Cirebon
7.    Masjid Cirebon, Jawa Barat Abad 15 M K. Cirebon
8.    Masjid Katangka,  Sulawesi Selatan Abad 16 M K. Gowa

Masjid yang paling tua adalah masjid Agung Demak yang terletak di Desa Kauman, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Pendiri masjid ini adalah Raden Patah, yakni raja pertama dari Kesultanan Demak sekitar abad ke-15 Masehi.

Di antara masjid-masjid tersebut, ada masjid yang memiliki daya tarik masyarakat Indonesia, yaitu masjid Raya Baiturrahman yang berada di Banda Aceh dan memiliki tujuh kubah.

Pada tahun 1873, masjid ini telah dibakar Belanda, kemudian dibangun lagi pada tahun 1875. Berawal dari satu kubah, kemudian diperluas menjadi lima kubah pada tahun 1968.

Masjid ini adalah masjid terindah dengan seni arsitektur yang menarik, halaman luas, dan terasa sejuk jika berada di dalam ruangan.

Saat ini, umat muslim dari berbagai kelompok pengajian sering mengagendakan acara untuk mengunjungi masjid di sela-sela waktu kerja.

Selain menikmati keindahan, mengingat sejarah, ternyata hal ini dapat mengingatkan diri akan kebesaran Allah Swt., Sang Maha Agung. Nah, apakah Anda tertarik mengunjungi masjid tua di Indonesia? Anda dapat mengagendakan acaranya bersama keluarga atau kolega Anda.

Selanjutnya : Lakon-lakon Wayang Banyumas
Sebelumnya: Kenaikan Harga BBM: Masalah yang Timbul dalam Perekonomian
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...