Massa Jenis Minyak dan Air


Salah satu bagian dari materi pelajaran fisika adalah menghitung massa jenis. Hal yang kerap menjadi bahasan adalah tentang massa jenis minyak dan air, apakah sama atau tidak? pembuktian sama atau tidaknya, biasanya dilakukan dalam percobaan. Yaitu dengan menuangkan minyak tanah ke dalam gelas yang sudah berisi air.

Setelah dilihat, ternyata minyak tidaklah bercampur dengan air. Inilah menjadi penyebab para fisikawan menyatakan bahwa massa jenis air lebih besar daripada massa jenis minyak tanah.

Meski diaduk pada gelas tersebut, air tidak akan pernah menyatu dengan minyak. Artinya tetap terpisah. Dari sini, para fisikawan berkesimpulan bahwa, massa jenis suatu benda menunjukkan tingkat kerapatan dari suatu benda atau zat, baik padat maupun cair.

Cara Menghitung Massa Jenis Minyak

Sudah disepakati, bahwa massa jenis semua jenis minyak adalah sama. Yaitu, 0,8gr/cm³. Untuk menghitung massa jenis minyak tanah dapat diketauhi dari perhitungan massa benda dibagi dengan volumenya. Jika dirumuskan, ρ (massa jenis) = m (massa benda)/ v (volume benda).

Massa jenis minyak tidak terpengaruh dengan banyaknya, meski ukuran tempatnya berbeda, tetap saja massa jenis minyak relatif sama, yaitu 0,8 gr/cm³. Dalam disiplin ilmu fisika dinyatakan bahwa ukuran massa jenis kerap ditentukan dari kerapatan jumlah molekul penyusun dari benda tersebut.

Sehingga semakin besar tingkat kerapatan molekul penyusun, akan semakin besar nilai massa jenis yang dimiliki benda tersebut. Dari sinilah diketahui kenapa massa jenis air lebih besar dari minyak. Diketahui, massa jenis air adalah 1 gr/cm³.

Manfaat Mengetahui Massa Jenis

Manfaat mengetahui cara menghitung massa jenis adalah untuk dapat melakukan penghitungan pada peralatan lain yang difungsikan untuk kepentingan manusia. Di antaranya untuk menghitung besaran massa jenis.

Mengapa manusia bisa membuat kapal laut dalam keadaan terapung? Jawabannya, karena logam atau besi yang digunakan untuk pembuatan kapal laut  lebih besar massa jenisnya dibandungkan dengan massa jenis air.

Namun penting untuk dicatat, bahwa dengan menggunakan teknik pembuatan dengan lambung kapal yang kosong dari benda padat, atau hanya ruangan kosong saja, maka kapal akan terapung di atas permukaan air. Apa sebabnya? Jawabannya, karena massa jenis udara yang ada di dalam lambung kapal itulah yang menyebabkan kapal dapat terapung di permukaan air.

Inilah penjelasan singkat tentang massa jenis minyak dan air. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Pandangan Islam Terhadap Weton Pasangan Hidup
Sebelumnya: Daerah Penghasil Anyaman
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar