Memahami Definisi Artikel


Apa definisi artikel? Mendengar kata artikel, tentulah pikiran kita akan langsung terbayang kepada puluhan judul dengan ribuan kata yang menghiasi kolom media massa. Padahal sesungguhnya, pengertian artikel tidaklah terbatas pada tulisan yang terpampang dalam media massa.

Definisi Artikel

Ada beberapa definisi artikel  secara umum (tidak dibatasi dalam bidang tertentu), yaitu:

1. Menurut KBBI: karya tulis lengkap, seperti laporan berita, esai dalam majalah, surat kabar, dan sebagainya.

2. Menurut Wikipedia: karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan melalui koran, majalah, bulletin, dan lainnya, bertujuan untuk menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur.

Jika menilik definisi artikel di atas, maka ada beberapa ciri utama artikel, yaitu:

1. Lugas: bahasa yang digunakan biasanya lugas dan tidak bertele-tele. Pemilihan kata harus umum dan biasa digunakan di masyarakat.

2. Logis: tema yang dikemukakan biasanya sebuah fakta, dapat dinalar dan dibuktikan kebenarannya.

3. Objektif: mengemukakan hal yang sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi. Untuk itulah sebuah artikel dapat berisi berbagai hal seperti sejarah, petualangan, argumentasi, hasil penelitian atau petunjuk untuk melakukan sesuatu. Dari sini pula kita mengenal beberapa pengelompokkan artikel, yaitu:

a. Artikel deskripsi, artikel yang memberi gambaran suasana atau suatu hal. Contoh, keindahan alam Pulau Dewata.

b. Artikel narasi, ciri utamanya adalah adanya sebuah peristiwa yang terjadi dalam suatu kurun waktu,  contoh artikel sejarah atau biografi.

c. Artikel eksposisi, artikel ini biasanya berupa artikel how to, misalkan bagaimana cara mengembangkan bisnis online, mendidik anak berkebutuhan khusus dan lain sebagainya.

d. Artikel argumentasi, bertujuan untuk membuktikan kebenaran  sebuah pendapat atau simpulan berdasarkan data. Contoh artikel tentang tingginya angka kecelakaan dengan ketidaktertiban masyarakat berlalu lintas.

e. Artikel persuasi, tujuan penuliasnnya adalah memengaruhi pembacanya. Diharapkan setelah membaca, pembaca akan bersedia melakukan seperti apa yang penulis harapkan. Tema yang biasa dikemukakan antara lain tema hemat energi, ajakan untuk rajin membaca, dan lain sebagainya.

4. Cermat: sebuah artikel, selayaknya disusun dalam sistematika yang cermat; terdiri atas pendahuluan, isi, dan penutup. Dalam karya tulis, pembedaan sistematika ini dipisahkan oleh bab, sementara dalam artikel media massa, bulletin, dan lainnya, dipisahkan dengan peralihan paragraf.

Selanjutnya : Contoh Naskah Demo tentang Korupsi Di Indonesia
Sebelumnya: Hukum Islam tentang Berniaga Murabahah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar