Memahami Pengertian Otoriter

Pengertian otoriter ialah sebuah bentuk kekuasaan yang terpusat. Hal ini bertolak belakang dengan sistem demokrasi yang menekankan kekuasaan ada pada semua tidak terpusat. Sikap otoriter ini biasanya sering dipahami juga sebagai sistem politik otoriter, yakni sebuah bentuk pemerintahan yang menekankan kekuasaan pada negara atau individu tertentu tanpa melihat kebebasan individu lainnya.

Sistem yang bertolak belakang dengan demokrasi ini biasanya kekuasaan yang diperoleh tidak dengan jalan-jalan demokrasi melalui pemilihan umum. Secara etimologi kata otoriter berasal dari bahasa Inggris, authoritarian yang merupakan turunan dari kata auctoritas (bahasa Latin). Kata tersebut mempunyai arti pengaruh kuasa, wibawa, atau otoritas. Dengan sebuah otoritas individu dapat memberikan pengaruh-pengaruhnya seperti gagasan, pemikiran, atau perilaku secara orang per orang atau kelompok.

Loading...

Di dalam cara hidupnya, pengertian otoriter selalu berpegang pada otoritas atau kekuasaannya. Penganut sistem ini akan menggunakan kekuasaan atau wewenangnya untuk dasar dalam berpikir. Seorang yang mempunyai sikap kepemimpinan otoriter biasanya akan sangat memperhatikan efisien dan efektivitas dalam bekerja.

Selain itu juga selalu berpijak pada kewenangan mutlak yakni pada pemimpin utamanya. Ide, rencana, dan tujuan juga dirumuskan sendiri oleh pemimpin tersebut dan setiap kebijakan atau keputusan diputuskan oleh pemimpin sendiri.

Ciri, Keuntungan, dan Kelebihan

Ciri-ciri sistem politik otoriter adalah pemusatan kekuasaan pada satu orang saja sedangkan sistem pemerintahan tidak berdasar konstitusional. Negara diputuskan berdasar kekuasaan, pembentukan pemerintahan tidak berdasar musyawarah namun melalui sebuah dekrit.

Biasanya sistem ini tidak bertumpu pada pemilu warganya, atau memakai pemilu namun hanya sebagai legitimasi untuk memperkuat pemimpin yang sama. Memakai sistem satu parpol atau beberapa parpol namun, ada satu parpol yang memonopoli kekuasaan. Hak minoritas biasanya ditindak dan pers sangat dibatasi oleh negara.

Keuntungan dari sistem otoriter ialah presiden mempunyai kekuasaan penuh untuk memerintah. Di dalam kebutuhan material menerapkan prinsip sama rata sama rasa. Konflik yang terjadi dalam masyarakat lebih berkurang karena adanya sistem pengawasan terhadap hal-hal yang dapat menggoyahkan masyarakat. Sistem ini juga mudah dalam menyeragamkan atau menyepakati hal-hal yang secara umum pada sebuah negara.

Sedangkan sistem otoriter mempunyai kekurangan tidak adanya kebebasan pers di dalam sebuah negara. Pers diawasi dan dikontrol penerbitannya, bahkan diatur apa saja yang boleh dan tidak boleh terbit. Merampas kebebasan dalam berpendapat bagi warga negara sehingga hak-hak warga negara tidak terpenuhi.

Kesempatan untuk berkreasi atau berserikat bahkan lebih sering ditutup agar tidak menimbulkan pergolakan baru. Pemimpin yang bersikap otoriter juga lebih sering dibenci karena sikapnya yang menang sendiri. Semoga informasi mengenai pengertian otoriter dapat berguna bagi Anda semuanya.

Loading...
Selanjutnya : 5 Cara Aman Perawatan untuk Rambut Kering
Sebelumnya: Perawatan Rambut di Rumah Cantik Citra
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar