Memaknai Alam, Kehidupan dan Ilmu dalam Filsafat


Apakah Anda pernah mencoba untuk memaknai alam, kehidupan dan ilmu dalam filsafat? Bicara tentang filsafat, adalah bicara hal yang bukan hal eksak. Tidak seperti ilmu eksak yang memiliki ketentuan atau konstanta tertentu, filsafat dalam penerapan dan pengertinannya terus berkembang, sehingga sulit didefinisikan secara pasti.

Definisi Filsafat

Filsafat berasal dari Bahasa Yunani philosophia yang berarti rindu akan kebijaksanaan. Secara umum ilmu filsafat bisa diartikan telaah terhadap ilmu pengetahuan yang sebenar-benarnya dengan menggunakan pendekatan filosofis. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa filsafat adalah induk dari semua ilmu yang ada.

Dari filsafat lah lahir berbagai macam ilmu. Karena pada prinsipnya, filsafat adalah ilmu tentang keingintahuan dan pencarian. Penerapan ilmu filsafat dalam kehidupan sehari-hari terutama untuk memaknai alam, kehidupan dan ilmu dalam filsafat tentu saja harus menggunakan metode yang filosofis.

Memahami alam dengan filsafat bisa dicontohkan pada pemahaman tentang keberadaan dan bentuk alam dunia dan alam semesta yang tidak hanya bertumpu pada benda, tetapi juga makna di balik benda itu sendiri. Mengapa bumi bentuknya bulat, mengapa ada gunung-gunung, mengapa ada matahari, bulan dan lain sebagainya adalah bidang yang digarap oleh filsafat ilmu untuk memahami keberadaan alam ini secara keseluruhan.

Dalam filsafat, manusia dan alam adalah satu kesatuan utuh yang saling memengaruhi. Manusia adalah bagian dari alam, yang diberi kewenangan untuk mengelola alam yang berarti termasuk dirinya sendiri.

Manusia dan kehidupannya adalah given atau takdir yang dikehendaki Yang Maha Kuasa. Tetapi dalam memaknai kehidupannya, manusia diberi kebebasan berfikir, dan bertindak. Oleh karena itu, ilmu filsafat memberi ruang atau semacam tools bagi manusia untuk mencari makna kehidupannya sendiri.

Memahami asal muasalnya, memahami tugasnya, dan memahami akhir dari konsekuensi tugas yang diembannya.  Pada titik  itu, manusia jadi memiliki semacam pedoman hidup untuk menjalankan kehidupannya di dunia.

Jika kita ingin memahami ilmu dengan filsafat, tentu saja kita harus memahami terlebih dahulu hubungan antara ilmu dan filsafat itu sendiri. Seperti yang sudah disebutkan di atas, filsafat justru disebut sebagai induknya semua cabang ilmu pengetahuan. Ilmu adalah objek, sedangkan filsafat adalah pisau untuk mengupasnya.

Demikianlah penjelasan tentang memaknai alam, kehidupan dan ilmu dalam filsafat. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Daftar Konflik Mahkamah Internasional dan Peranannya
Sebelumnya: Fungsi Face Shield
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar