Membuat Contoh Kerangka Laporan Ilmiah yang Baik


Laporan ilmiah adalah proses pencatatan yang dilakukan oleh seseorang atau lebih untuk memberikan penjelasan mengenai apa yang diamatinya berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah yang sistematis. Sesungguhnya laporan ilmiah ini banyak sekali macamnya, dan yang paling sering kita ketahui adalah laporan ilmiah yang berbentuk laporan penelitian.

Baik laporan penelitian ataupun bentuk laporan ilmiah lainnya, pada umumnya dibuat oleh pihak-pihak yang berkecimpung dalam dunia pendidikan, baik siswa maupun guru, dosen dan sebagainya. Suatu laporan ilmiah akan tersusun secara sitematis apabila terlebih dahulu dirancang kerangka laporan secara baik dan benar. Berikut untuk memudahkan pemahaman terhadapnya, akan dijelaskan mengenai contoh kerangka laporan ilmiah yang baik.

Kerangka laporan atau bisa disebut juga dengan outline ini memiliki kontribusi yang tinggi terhadap pembuatan suatu laporan ilmiah. Dengan adanya kerangka laporan, mencegah peneliti untuk keluar dari konsep yang telah ditentukan. Sehingga penelitian yang akan dilakukan efisien dan sesuai dengan tujuan awal penelitian tersebut dilaksanakan.

Di satu sisi, bagi siswa atau mahasiswa, kegunaan kerangka ini memudahkan mereka untuk mengajukan suatu konsep penelitian yang akan dilakukan, kepada guru atau pembimbing mereka. Jika kerangka laporan tersebut tidak disetujui oleh mereka, maka siswa tidak dapat melanjutkan penelitian dan harus menganti kerangka laporannya. Hal ini dirasa efektif daripada membiarkan siswa atau mahasiswa melakukan penelitian sampai selesai, tapi ternyata memiliki kesalahan yang fatal.

Kerangka laporan harus berisikan latar belakang permasalahan, mengangkat permasalahan dalam fenomena di masyarakat. Rumusan masalah dan tujuan penelitian pun harus dicantumkan.

Pada bab selanjutnya yaitu bab dua, peneliti harus menampilkan grand theory dari variabel-variabel yang akan diteliti. Selanjutnya rancangan metodelogi atau metode penelitian berisikan jenis penelitian yang akan digunakan, kejelasan subjek serta gambaran untuk alat teknik untuk menganalisis data.

Sebagai contoh, jika kita ingin mengambil penelitian judul “hubungan efektivitas komunikasi dengan partisipasi kerja pada karyawan”, maka pada bab pendahuluan, kita harus menceritakan kenapa dua hal tersebut menarik untuk diteliti.

Apa permasalahan yang ada sehubungan dengan kedua varibael tersebut. Lalu, jangan lupa untuk mencantumkan secara garis besar teori dari kedua variabel tersebut dan rancangan metode yang akan kita gunakan.

Bagaimana, apakah contoh kerangka laporan ilmiah ini sedikit membantu pemahaman Anda terhadap penulisan laporan ilmiah? Semoga saja, iya.

Selanjutnya : Pengertian Kesusilaan Menurut Pakar dan Hubungannya dengan Etika
Sebelumnya: Membuat Judul Skripsi Komunikasi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar