Amal Ibadah untuk Menata Hati dan Pikiran


Siapakah orangnya yang tidak ingin memiliki hati dan pikiran yang tenang? Tak ada rasa bingung, takut, gundah atau rasa yang tidak tentram dalam jiwa. Setiap orang pasti sangat mendambakannya, meski ujian sedang datang menghatam atau kantong saku sedang kosong tapi hati dan pikirannya tetapi tenang, sabar dan tawakal kepada Allah SWT. Untuk memilikinya tidaklah semudah yang dibayangkan, tentunya harus ada upaya dan cara untuk menata hati dan pikiran agar menjadi selalu tenang dan selalu siap menghadapi segala ujian.

Hati adalah laksana raja yang memiliki wewenang untuk memerintah para bawahannya. Begitupun hati yang memimpin seluruh anggota badan kita. Kaki akan melangkah kemanapun dan tangan akan berbuat apapun sesuai dengan perintah hati. Kadang mereka akan melangkah ke tempat kebaikan atau tempat maksiat sesuai dengan keinginan hati. Oleh karena itu, hati harus selalu dijaga agar terhindar dari keinginan yang melanggar perintah Allah SWT.

Baca Alqur’an dan Maknanya

Alqur’an akan menjadi obat  segala penyakit, penyejuk dan pembersih hati bagi setiap hamba yang setia membaca dan mengamalkan isi kandungan di dalamnya. Selain sebagai penyejuk hati, setiap huruf yang dibacanya akan dicatat menjadi pahala yang telah dijanjikan oleh Allah SWT. Semakin sering membaca Alquran maka akan semakin bersih dan tenang hatinya.

Shalat Qiyamulail (Tahajud)

Selain membaca Al’Quran, Qiyamulail merupakan ibadah yang dapat membersihkan serta menenangkan hati dan pikiran. Shalat ini tentunya dilakukan ditengah malam tatkala manusia sedang beristirahat pada umumnya. Malam adalah waktu Allah SWT mengucurkan rahmatnya bagi hamba yang memintanya.

Selalu Berkumpul dengan Orang-Orang Soleh

Dikala hati sedang penuh rasa bimbang dan pikiranpun terasa kusut. Coba datangilah para orang soleh ahli ilmu dan amal. Mereka akan memberikan nasehat-nasehat obat jiwa yang menjadi pengobat hati. Mereka bagaikan bengkel hati yang selalu siap untuk memperbaiki hati-hati yang sakit kembali sembuh.

Memperbanyak Puasa

Puasa berarti menahan hawa nafsu baik itu yang bersifat dzohir atau bathin. Dengan puasalah akan melatih diri untuk menahan segala hawa nafsu dengan cara menahan segala keinginan dalam hati. Selain itu, dalam puasa setiap muslim sangat diharuskan untuk dapat mengendalikan rasa marah dan tidak selalu meluapkan hawa nafsunya.Jika seorang hamba dapat melakukannya maka otomatis hati dan pikirannya selalu tenang pasrah kepada Allah SWT.

Memperbanyak Zikir di Malam Hari

Allah SWT sungguh telah memerintahkan makhluknya untuk selalu berzikir kepada Allah agar hatinya selalu tenang. Zikir adalah sebuah media bagaikan mesin cuci yang akan mencuci hati-hati yang kotor menjadi bersih. Perbanyaklah zikir agar jiwa ini selalu dekat dengan sang maha pemilik hati dan segalanya.

Menjauhi Larangan-larangan Allah SWT

Menata hati dan pikiran berarti sedang berusaha menjauhi diri dari maksiat dan dosa, karena semakin banyak dosa yang dikerjakan maka hati akan semakin kotor sehingga penuh rasa gelisah. Setiap dosa kecil atau besar yang dikerjakan maka akan menjadi noda yang menempel pada hati dan apabila tidak segera dicuci ,maka akan terus menumpuk hingga menutup mata hati.

Selanjutnya : Artikel Sejarah Demokrasi Terpimpin Pembubaran DPR-GR
Sebelumnya: Kata Mutiara Mahatma Gandhi Kekerasan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar