Mengapa Enzim Ptialin Tidak Dapat Lagi Bekerja Setelah Masuk Ke Dalam Lambung?

Enzim ptialin adalah salah satu enzim pencernaan. Enzim ptialin atau disebut juga enzim amilase ini terkandung di dalam air liur pada rongga mulut. Enzim ini bertugas mengubah amilum menjadi glukosa. Tetapi ptialin ini tidak dapat bekerja ketika masuk ke dalam lambung. Nah, lantas mengapa enzim ptialin tidak dapat lagi bekerja setelah masuk ke dalam lambung?

Cara Kerja Enzim Ptialin

Enzim ptialin yang terdapat di dalam air liur dapat bekerja pada suhu normal tubuh dan pada tingkat keasaman tertentu. Pada tingkat suhu dan keasaman ini, enzim ptialin akan bekerja secara maksimal mengubah amilum atau zat tepung menjadi glukosa atau zat gula. Misalnya saja ketika manusia mengonsumsi karbohidrat seperti kentang, roti atau nasi, maka enzim ptialin akan mengubahnya menjadi glukosa.

Enzim ptialin ini memegang peranan penting dalam sistem pencernaan manusia dan meringankan kerja enzim-enzim di lambung. Namun ketika memasuki lambung, enzim ptialin tidak dapat bekerja lagi sebab lambung memiliki suhu dan tingkat keasaman yang tinggi. Itulah mengapa enzim ptialin tidak dapat lagi bekerja setelah masuk ke dalam lambung.

Ada pula beberapa gangguan pada tubuh manusia yang dapat menyebabkan enzim ptialin ini tidak bisa lagi bekerja. Misalnya saja ketika tubuh sedang dalam keadaan sakit. Keadaan tubuh yang sedang sakit mengakibatkan suhu tubuh tidak normal dan berubahnya tingkat keasaman dalam mulut. Akibatnya, enzim ptialin tidak bisa bekerja dengan baik yang ditandai dengan nafsu makan yang berkurang dan rasa yang tidak enak saat makan.

Kadar Enzim Ptialin

Kadar enzim ptialin dalam tubuh manusia berbeda-beda. Pada tubuh seseorang yang sedang melakukan diet atau sedang berpuasa, jumlah enzim ptialin pada tubuh orang tersebut hanya berjumlah sedikit. Sebaliknya, seseorang yang mengonsumsi makanan secara normal memiliki jumlah enzim ptialin yang cukup banyak. Selain itu pola makan seseorang juga memengaruhi jumlah enzim ptialin ini.

Seseorang yang lebih banyak makan daging dibandingkan makan karbohidrat, umumnya memiliki jumlah enzim ptialin yang lebih sedikit. Sebaliknya, orang-orang yang terbiasa mengonsumsi karbohidrat seperti orang Indonesia yang terbiasa mengonsumsi nasi, umumnya memiliki jumlah enzim ptialin yang lebih banyak.

Nah, demikianlah penjelasan mengapa enzim ptialin tidak dapat lagi bekerja setelah masuk ke dalam lambung dan sedikit uraian mengenai kadar enzim ptialin dalam tubuh manusia. Semoga ulasan singkat ini bisa menambah wawasan seputar enzim ptialin. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa perubahan suhu adalah penyebab mengapa ensim ptialin ini tidak lagi dapat bekerja setelah masuk ke dalam lambung.

Loading...
Selanjutnya : Mengenal Biawak Indonesia
Sebelumnya: Sejarah Terjadinya Konflik Korea
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar