Cara Mengemudi Yang Baik Dan Benar


Keahlian dan keterampilan tidak menjamin selamat dari kecelakaan. Anda dituntut cerdas dan dapat menentukan yang terbaik saat mengendarai kendaraan dan menghindar dari kesalahan  yang fatal. Cerdas disini adalah mampu bertindak sesuai prosedur dan menghindari hal-hal yang dilarang.  Tentu Anda pasti tahu hal-hal yang dilarang dalam berkendara, yang sering dimunculkan dalam iklan-iklan dan poster-poster di jalanan. Kecelakaan terjadi karena kewaspadaan yang menurun yang bisa saja kecelakaan terjadi karena kendaraan lain yang tidak bisa diduga sebelumnya. Yang harus diperhatikan adalah Anda harus memenuhi prosedur mengendara seperti yang akan dijelaskan dari poin ke poin artikel ini langsung saja:

1. Lakukanlah Pengecekan Sebelum Berkendara

Ini sangat perlu, untuk menghindari mobil mogok sewaktu-waktu di jalanan yang sangat berbahaya untuk keselamatan Anda. Lakukanlah pengecekan ringan seperti lampu indikator, tekanan angin, oli dan minyak rem. Pengecekan ini sangat perlu ketika Anda akan memulai sebuah perjalanan, karena sebagian besar kecelakaan terjadi karena kurangnya perhatian akan kendaraan yang digunakan baik rem b’long atau lampu indikator yang tidak menyalah.

2. Usahakan Kendaran Anda Tidak Terlalu Berat

Ternyata kendaraan yang berat berpengaruh pada pemakaian bahan bakar yang boros. Oleh karena itu sebaiknya keluarkanlah barang yang tidak perlu di dalam kendaraan Anda. Lepaskanlah aksesoris yang membuat kendaraan berat dan mempersulit Anda mengendalikan kendaraan.  Tetapi, jika  kendaraan Anda memang digunakan untuk mengangkut barang sebaiknya gunakanlah kecepatan rendah, untuk menghindari barang terjatuh atau rusak.

3. Hilangkan Kebiasaan Buruk

Sebagian besar kecelakaan terjadi karena kesalahan manusia yang disebabkan oleh kebiasan buruk saat berkendara seperti minum, makan, menelepon dan mengobrol di dalam kendaraan yang mengurangi kewaspadaan dan konsentrasi saat berkendara.

Hilangkanlah kebiasaan buruk tersebut, dan selalu fokus untuk berkendara. Bila Anda mendapat  panggilan telepon yang sangat penting gunakanlah hands-free untuk menjawab telpon.

4. Sesuaikan Posisi Spion

Sesuaikan spion Anda sehingga mendapat sudut yang optimal, Sebab setiap mobil memiliki area yang tidak bisa dilihat  oleh pengemudi kendaraan. Bila Anda merasa tidak yakin dengan pandangan di spion,  menengoklah sesekali untuk melihat keadaan disekitar Anda untuk berbelok atau berpindah jalur.

Fungsi spion menjadi sangat vital, karena pandangan ke belakang tergantung pada perangkat yang satu ini. Usahakanlah spion dalam kondisi terbaik seperti selalu mengatur sudut (karena spion dapat sewaktu-waktu berubah) sesuaikanlah hingga Anda merasa nyaman, dan perhatikan juga kebersihan spion Anda agar pandangan yang didapat  lebih optimal.

5. Pastikan Sabuk Pengaman Anda Terpasang Dengan Benar

Sabuk pengaman atau safety belt sangatlah penting dalam berkendara, sebelum melakukan perjalanan sebaiknya perhatikan dulu kencangkan sabuk pengaman Anda. Sabuk pengaman yang terpasang dengan baik dapat melindungi Anda dari cedera yang parah saat kecelakaan. Bagaimana cara menggunakan safery belt yang baik dan benar? Yakni posisikan sabuk menyilang dari bahu  ke pinggul karena tulang bahu dan pinggul dapat menumpu badan lebih baik dan kuat.

Hilangkanlah pemikiran Anda bahwa penggunaan sabuk pengaman hanya untuk menghindari  tilang dari polisi. Karena sabuk pengaman merupakan salah satu bagian penting dari kendaraan dan sekaligus dapat menyelamatkan nyawa Anda bila terjadi kecelakaan.

6. Posisikan Tangan Saat Mengemudi di Posisi yang kuat

Posisi  pengemudi juga harus diperhatikan saat mengontrol kendaraan Anda yang baik dan benar.  Saat terjadi kecelakaan, Anda harus melakukan manuver cepat untuk menghindari kecelakaan yang terjadi dalam waktu persekian detik dan butuh kesiapan dan kesigapan yang ekstra, Jangan menggunakan posisi  tangan dengan tumpuan yang lemah untuk memegang kemudi kendaraan, karena itu akan mempersulit Anda mengendalikan mobil jika tiba-tiba terjadi kecelakaan.

7. Menjaga Jarak Aman Berkendara

Saat mengemudi hendaklah selalu menjaga jarak yang aman antar kendaraan. Menjaga jarak berfungsi untuk menyediakan ruang antar mobil depan, belakang dan samping. Karena Anda tidak akan tahu apa yang terjadi kemudian, semakin banyak ruang maka semakin besar respon yang Anda  dapat bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Jarak Aman antar kendaraan adalah selang 3 detik.

8. Mengoperasikan Gigi Transmisi

Meskipun banyak transmisi yang sudah  menggunakan teknologi ramah lingkungan, namun hal itu tidak menjamin. Banyak pengendara yang masih buruk dalam mengoperasikan transmisi, yang berakibat borosnya pemakaian bahan bakar. Pengoptimalan perpindahan gigi yang baik adalah pada kecepatan  2.000 rpm hingga 2.500 rpm.

9.  Mengoptimalkan Bahan Bakar

Saat berkendara hendaklah memperhatikan pengoptimalan bahan bakar sehingga lebih hemat. Salah satu contoh yakni ketika Anda mendekat pada rambu lalu lintas untuk berhenti, lepaskanlah pedal gas lebih awal biarkanlah kendaraan berjalan sendiri sebelum Anda memutuskan untuk melakukan pengereman. Selain itu matikanlah kendaraan bila kendaraan berhenti lebih dari 2 menit karena mobil yang hidup dalam keadaan diam selama 3 menit sama dengan melakukan perjalanan hingga 1 km dengan kecepatan 50 km/jam.

Kendaraan roda dua dan empat semakin meningkat dari tahun ke tahun yang membuat nilai kecelakaan semakin meningkat. Hal inilah menuntut Anda  menjadi pengemudi yang cerdas, yang mampu mengecek dan mengetahui apa saja yang menyebabkan kecelakaan terjadi. Sebagian besar kecelakaan memang faktor manusia tapi kendaraan pun dapat menyebabkan kecelakaan bila tidak dirawat dengan benar, artikel di atas tentu sudah dijelaskan pentingnya pengecekan sebelum menggunakan kendaraan di jalanan. Namun kecelakaan adalah sesuatu yang tidak bisa di hindarkan, dan kewaspadaan adalah kunci utama untuk menghindari kecelakaan yang  fatal.

Selanjutnya : Cara Latihan untuk Mendapatkan Bentuk Kaki Sempurna
Sebelumnya: Camilan Sehat yang Baik untuk Menemani Lembur Anda
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar