Mengenali Jenis, Manfaat, dan Bentuk Badak Bercula Satu


Pada kesempatan kali ini, mari kita mengenali badak bercula satu meliputi jenis, manfaat dan bentuk badak bercula satu tersebut.

Jenis Badak Bercula Satu

Badak bercula satu atau badak Jawa merupakan bagian dari keluarga Rhinocerotidae yang menjadi salah satu dari lima badak yang masih eksis keberadaannya. Nama latinnya adalah Rhinoceros Sondaicus. Meski mendapat sebutan badak Jawa, tidak secara otomatis menjadi domainnya Suku Jawa.

Badak ini ada di mana-mana dan memang diketahui bahwa daya sebar dari badak ini cukup bagus. Sehingga, jangan heran jika Anda menemukan badak yang memiliki sebutan Jawa tapi sedang ada Cina, India, dan berbagai daerah di Asia Tenggara. Dalam perspektif lain, badak ini bisa dikatakan menjadi salah satu dari duta pembawa nama Jawa.

Manfaat yang Ada pada Badak Bercula Satu

Apa yang menyebabkan jumlah Bacusa ini semakin berkurang populasinya? Salah satu penyebabnya adalah karena pengaruh campur tangan manusia yang memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi. Selain itu, juga karena faktor alam yang tidak dapat dihindari misalnya karena bencana alam gunung meletus.

Manfaat yang bisa diambil dari keberadaan badak bercula satu adalah culanya yang bisa dijadikan sebagai obat dan sering digunakan dalam pengobatan dari Tiongkok. Selain sebagai obat, binatang ini juga sering diburu untuk kemudian diambil bagian tertentunya yang akan dijadikan sebagai baju perang.

Bentuk Badak Bercula Satu

Badak bercula satu ini memiliki kulit yang terlihat seperti baju baja yang dibuat untuk perang. Panjangnya bervariasi, antara 3,1 sampai 3,2 meter. Tingginya berkisar pada angka 1,4 sampai 1,7 meter. Ukuran badak ini termasuk lebih kecil jika dibandingkan dengan badak India. Untuk culanya, badak Jawa ini memiliki ukuran kurang dari 20 centimeter.

Di awal disebutkan bahwa badak ini merupakan salah satu dari lima badak yang masih bertahan hidup. Ini memang benar. Karena saat ini, jumlahnya bisa dibilang dalam kondisi kritis. Di Indonesia, badak ini antara lain ada di Taman Nasional Ujung Kulon.

Populasinya di tempat itu berkisar pada 40 sampai 50 ekor saja. Di Taman Nasional Cat Tien yang ada di Vietnam juga ada badak jenis ini. Tercatat pada tahun 2007 lalu, jumlahnya hanya 8 ekor saja. Saat ini, jumlahnya mungkin tidak bertambah banyak.

Demikian pemaparan singkat tentang binatang langka ini. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Jenis Cacing Normal dalam Perut
Sebelumnya: Menyelaraskan Sifat dari Nama Seseorang dengan Perilaku
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar