Tips Menulis Ringkasan Isi Novel


Apakah Anda mengetahui cara menulis ringkasan isi novel? Salah satu jenis bacaan yang paling diminati adalah novel. Novel modern terdiri dari beberapa genre, seperti romance, teenlit, chiclit, young adult, adult (dewasa), metro pop, komedi, dan inspiratif. Begitu banyak judul dengan desain cover menarik tertata di rak toko buku hingga terkadang Anda bingung memilih, novel mana yang harus dibeli.

Menulis ringkasan isi novel menjadi satu hal yang menarik perhatian pembaca. Namun biasanya tulisan yang tersaji di sampul belakang sebuah novel bukan sebuah ringkasan (sinopsis) melainkan hanya teaser yang menarik hati pembaca untuk membelinya.

Beberapa pembaca bisa mengulas isi novel dengan gayanya sendiri. Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan agar bisa menulis ringkasan isi cerita novel:

  1. Baca terlebih dulu secara keseluruhan isi ceritanya.
  2. Tandai poin-poin penting dan menarik dari setiap bab, lalu deskripsikan secara berurutan.
  3. Kenali nama-nama tokoh dan karakter di dalam ceritanya untuk disebutkan di dalam ringkasan tersebut.
  4. Petik bagian-bagian yang bermakna di setiap bab, jika perlu sertakan kutipan kalimat percakapannya.
  5. Tulis secara berurutan setiap penggalan isi ceritanya.
  6. Buatlah ringkasan ini menjadi satu hingga dua halaman saja untuk satu judul novel.
  7. Perhatikan tanda baca dan ejaan yang Anda tulis serta kenyamanan alur cerita tersebut.
  8. Lakukan self-editing sebelum ringkasan novel itu dipublikasikan.
  9. Jika Anda pemula dalam kegiatan menulis ringkasan, bertanyalah pada mereka yang telah berpengalaman, atau lakukan blog walking sebagai bahan referensi.
  10. Jika ringkasan cerita telah selesai, mintalah pendapat pembaca lain sebagai bahan pembelajaran untuk hasil terbaik.

Ringkasan cerita novel tidak sama persis dengan tulisan di sampul belakang (back cover) sebuah novel. Ringkasan cerita novel yang biasa dikenal dengan ‘sinopsis’, lebih kepada penggalan detil di setiap bahasan cerita per bab di dalam novel.

Setiap penulis memiliki tahapan berbeda-beda. Ada yang menulis ringkasan cerita setelah menyelesaikan naskah novel secara keseluruhan, ada pula yang melakukannya di awal pembuatan naskah novel.

Kedua cara tadi, tidak menjadi masalah besar karena kreativitas penulis bergantung pada proses ide-ide dasar cerita novel itu sendiri. Teknisnya boleh berbeda, asalkan tetap dalam kaidah bahasa yang benar dan menulis ringkasan isi novel harus mampu mewakili keseluruhan cerita. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Tips Sebelum Mencatok Rambut
Sebelumnya: Tips Mengobati DBD yang Praktis
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar