Cara Menanam dan Merawat Pohon Sirsak

Merawat pohon sirsak agar tumbuh subur sangatlah mudah untuk dilakukan karena yang dibutuhkan hanyalah ketelitian dan kesabaran saja. Buah sirsak banyak ditemukan di negara–negara beriklim tropis, tentu saja termasuk Indonesia. Tanaman atau pohon sirsak, saat ini banyak dibudidayakan untuk tujuan komersial, baik sebagai konsumsi buah maupun untuk tujuan pengobatan.

Sirsak sebagai Tanaman Herbal

Sirsak, baik akar, daun, buah, maupun bijinya telah dipakai sebagai obat herbal selama berabad–abad. Selain sebagai bahan baku pembuatan makanan dan minuman, tanaman sirsak juga diketahui dapat mengobati darah tinggi, gangguan kolesterol, tekanan darah tinggi, hingga penyakit kanker dan tumor. Karena manfaat dan segi komersialnya yang cukup tinggi, maka saat ini banyak yang menanam tanaman yang berasal dari Amerika Selatan tersebut.

Menanam dan Merawat Tanaman Sirsak

Pohon sirsak dapat tumbuh di hampir seluruh jenis tanah, namun yang harus diingat dan diketahui adalah fakta bahwa pohon sirsak tidak tahan terhadap genangan air. Hal itu berarti area tanam pohon sirsak haruslah memiliki drainase yang baik. Seperti halnya tanaman buah yang lain, sirsak dapat ditanam dengan biji maupun sistem okulasi atau tempelan.

Di samping itu, lubang tanam juga harus dipersiapkan dengan baik selama satu bulan sebelum penanaman agar tanaman dapat tumbuh sehat. Untuk merawat pohon sirsak, yang dapat kita lakukan adalah membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar pangkal pohon atau ditutup dengan mulsa agar terhindar dari dehidrasi. Pengairan tambahan bisa dilakukan ketika musim kering tiba untuk mencegah rontoknya daun.

Beberapa kali dalam setahun, kita dapat melakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk kompos atau NPK. Dianjurkan pula untuk memangkas cabang–cabang dengan kuantitas tertentu untuk menjamin pertumbuhannya. Water sprout atau tunas air juga harus dipotong.

Penyakit pada Pohon Sirsak

Ada baiknya, kita juga mengetahui penyakit dan hama yang sering menyerang pohon sirsak agar lebih waspada. Penyakit utama pohon sirsak adalah antraknosa yang menyerang tanaman di daerah lembap. Penyakit tersebut dapat dicegah jika terdeteksi sedini mungkin. Namun, ketika busuk buah sudah menyebar, buah sebaiknya dimusnahkan.

Gejala serangan antraknosa pada umumnya adalah munculnya bercak cokelat kehitaman pada buah yang kemudian memicu pembusukan. Hama lain yang sering menyerang adalah semut, kutu, serta lalat. Untuk menghindari kerusakan akibat serangan lalat, buah dapat kita bungkus dengan menggunakan pembungkus plastik maupun kertas. Semut bisa diusir dengan memberikan air perasan jeruk yang asam di sepanjang jalur yang dilalui. Demikianlah tips menanam dan merawat pohon sirsak, semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Pidato tentang Kemuliaan Seorang Ibu yang Sangat Luar Biasa
Sebelumnya: Cara Membersihkan Bagian Sensitif Wanita
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...