Dampak Negatif Merokok


Merokok dapat memberi dampak negatif pada diri sendiri dan orang-orang sekitarnya. Orang sekitarnya akan terpapar zat berbahaya lebih banyak daripada perokoknya pada saat menghirup asap rokok yang dihembuskan oleh perokok.

Merokok dapat menyebabkan ketergantungan dan dampak negatif yang ditimbulkan lebih banyak daripada positifnya. Orang merokok biasanya untuk menghilangkan stress, menghilangkan bau mulut terutama setelah merokok dan mengisi kekosongan waktu.

Zat yang terkandung di dalam sebatang rokok sangat berbahaya. Zat tersebut adalah nikotin, tar, karbonmonoksida, zat karsinogen zat iritan, sianida, arsenik, hidrogen sianida, metanol, benzene, formaldehida dan cadmium. Zat inilah yang akan masuk ke dalam tubuh seorang perokok dan menimbulkan berbagai macam penyakit.

Bahaya yang ditimbulkan jika merokok yaitu penyakit jantung, kanker paru, kanker mulut, penyakit mulut, penyakit paru, diabetes, impotensi, gangguan napas, penyakit pencernaan dan gangguan pada pertumbuhan janin.

Merokok dapat mempengaruhi kesehatan mental. Perokok lebih rentan terhadap emosi negatif seperti stress, kekhawatiran yang berlebihan dan merasakan kesedihan. Perokok mempunyai kemungkinan terdiagnosis depresi klinis lebih tinggi daripada orang yang tidak merokok.

Cara berhenti merokok sebenarnya sangat mudah hanya tergantung kemauan untuk tidak merokok. Beberapa caranya seperti menanamkan kesadaran atau sugesti untuk berhenti merokok secara total, berkonsultasi kepada dokter, melakukan akupuntur, olah raga dan memakan makanan pengganti rokok seperti permen atau buah-buahan dapat dilakukan.

Perusahaan rokok banyak memberi kontribusi pajak yang besar di pemerintah. Banyaknya orang yang kecanduan rokok dan kemudian membelinya memberi keuntungan yang sangat besar kepada produsen rokok.

Perusahaan rokok juga memberi lapangan kerja kepada orang banyak. Namun bahaya rokok bagi kesehatan juga harus diperhatikan. Walaupun di bungkus rokok sudah ditulis tentang bahaya merokok tetapi tetap saja banyak orang yang merokok.

Hari tanpa asap rokok dicanangkan pada tanggal 31 Mei untuk mengkampanyekan bahaya rokok bagi kesehatan dan orang-orang sekitarnya yang menghirup asapnya.

Menghirup udara segar tanpa adanya asap rokok adalah hak semua orang yang menginginkan hidup sehat. Merokok memang mengasyikkan tetapi dampak negatif yang ditimbulkan dari rokok bagi tubuh dan orang sekitarnya harus menjadi pertimbangan bagi seseorang yang masih merokok. Tubuh yang sehat dengan lingkungan sehat bebas polusi asap rokok akan meningkatkan kualitas hidup.

Selanjutnya : Pendapat Para Ahli Tentang Teori Darwin
Sebelumnya: Tips Menghadapi Soal Ujian Nasional Biologi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar