Metode dan Jadwal Pemupukan Kelapa Sawit


Pemupukan dilakukan agar tanaman bisa tumbuh dengan baik. Dalam pemupukan sawit ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan mulai dari metode dan jadwal pemupukan kelapa sawit.

Metode dalam pemupukan kelapa sawit ini bisa dilakukan dengan metode tebar atau metode benam. Jika menggunakan metode tebar, ada baiknya pupuk yang ditebarkan berada di pinggir tanaman muda dengan jarak sekitar 0,5 meter dan untuk tanaman tua bisa dengan jarak 1 meter hingga 2,4 meter.

Sedangkan jika menggunakan metode benam atau pocket, pupuk direikan pada lubang yang dibuat di sekeliling pohon, bisa 4 hingga 6 lubang. Sistem benam ini cocok diterapkan pada areal yang rendah karena jika diterapkan di areal gambut akan gampang erosi.

Pemupukan juga dapat dilakukan secara modern atau manual. Cara modern dapat dilakukan dengan menggunakan traktor atau pesawat terbang. Lalu bagaimana jadwal pemupukan untuk  kelapa sawit ini? Berikut ini penulis berikan gambaran jadwal pemberin pupuk pada kelapa sawit.

•    Pemberian pupuk anorganik pada tanman yang belum menghasilkan (TBM) dengan umur sekitar 1-3 tahun, antara lain:

- Untuk tanaman umur 1 tahun diberikan 4 kali pemupukan selama per tahun.
- Untuk tanaman umur 2 tahun diberikan 3 kali pemupukan per tahun.

•    Pemberian pupuk pada tanaman yang menghasilkan (TM), antara lain:

- Untuk pupuk tunggal urea dan MOP diberikan 2 ali dalam setahun sedangkan untuk Dolomit, SP-36 an RP diberikan sekali setahun.
- Untuk compound diberikan 3 kali setahun.
- Untuk By-product yang padat diberikan sekali setahun.
- Untuk pupuk efluen diberikan 3 kali setahun.
•    Pemberian pupuk pada TM sebaiknya dilakukan menjelang atau pada akhir musim hujan.
•    Pemberian pupuk urea, RP, dan MOP diberikan dengan waktu berdekatan.
•    Jika saat pemupukan terjadi hujan, pilih pemupukan fosfat alam, TSP, atau Dolomit yang tidak tercuci.
•    Jika umur TM > 6 tahun, pemberian Dolomit bisa kapan saja.
•    Jika TBM atau TM dengan usia 5 tahun, Dolomit serta kapur pertanian bisa diberikan kapan pun dengan pemberian pupuk urea sekitar 2 bulan.
•    Jika terjadi periode yang sangat kering, jangan berikan pupuk urea.

Demikianlah informasi tentang metode dan jadwal pemupukan kelapa sawit. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Makalah Metode Jibril
Sebelumnya: Nama Anak Diawali Huruf G dalam Bahasa Sansekerta
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar