Metode Pengumpulan Data Primer dan Riset Pemasaran


Metode pengumpulan data primer dan riset pemasaran menjadi bagian saling berkaitan dan memengaruhi. Sebab, melalui metode pengumpulan data primer yang tepat akan dapat membantu riset pemasaran menunjukkan hasil sesuai harapan. Terlebih lagi, tahap riset pemasaran meliputi pengumpulan data primer. Berikut tahap dalam riset pemasaran yang dapat dijadikan rujukan agar hasil yang diharapkan maksimal.

1.  Tahap untuk menentukan masalah yang akan dilakukan riset terhadapnya. Hal ini harus ditentukan secara teliti dan tepat.

2.  Tahap untuk melakukan pemilihan desain riset secara tepat guna, mendukung pemecahan masalah riset pada tahap sebelumnya.

3.  Tahap yang berkaitan dengan metode pengumpulan data, baik data tersebut berupa data primer ataukah data sekunder. Definisi data primer yaitu data asli yang dikumpulkan secara langsung oleh periset. Apa kegunaannya? Tentu saja data primer tersebut dikumpulkan untuk menjawab masalah riset secara khusus. Adapun cara mengumpulkannya melalui eksperimen, wawancara, survei, serta cara pengumpulan data primer lainnya.

Sementara definisi data sekunder yaitu data yang telah dikumpulkan bukan dari perisetnya sendiri. Dalam hal ini, biasanya periset hanya mencatat atau meminta data dari pihak lain yang telah berhasil mengumpulkan data. Karena itulah disebut dengan istilah data sekunder.

4. Tahap untuk menentukan desain pertanyaan sekaligus skalanya. Tidak lupa juga alat analisis yang akan digunakan dalam proses analisa.

5. Tahap untuk memilih cara pengambilan contoh atau sampel dari wilayah (populasi) yang diteliti.
Tentunya, masih ada beberapa tahap riset dalam pemasaran lainnya hingga sampai pada tahap pelaporan akhir dari hasil riset. Oleh karenanya, riset pemasaran tidak dapat dilakukan secara sembarangan atau tanpa adanya pengumpulan data, baik primer maupun sekunder dengan metode yang sudah teruji mampu untuk mencakupnya.

Segala proses tahap tersebut sudah tentu dilakukan secara teliti dan mempertimbangkan segala hasil yang ditargetkan. Terlebih lagi, metode pengumpulan datanya. Sebab, proses pengumpulan data berkaitan dengan hasil berupa data yang dapat memengaruhi perkembangan pemasaran suatu produk. Jika produk yang dipasarkan tidak sesuai dengan minat konsumen, tentu saja pihak produsen hendaknya melakukan upaya maksimal.

Semoga metode pengumpulan data primer dan riset pemasaran ini menjadi ulasan bermanfaat bagi periset ataupun Anda yang hendak melakukan riset pemasaran.

Selanjutnya : Artikel Mikroskop – Profil Singkat Penemu Mikroskop
Sebelumnya: Masalah dalam Permintaan dan Penawaran Harga Barang
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar