Mitos-Mitos Soal Pembentukan Otot Tubuh


Saya kira setiap olahraga memiliki ceritanya masing-masing yang dapat diulas. Cerita itu dapat sangat berguna untuk Anda dan ada juga yang masih simpang siur karena belum dipastikan kebenaran dari cerita tersebut yang berubah menjadi mitos dalam olahraga. Banyak orang menganggap itu salah dan tidak sedikit pula menganggap itu semua benar.

Faktanya adalah tanpa harus mempercayai mitos-mitos tersebut, kini banyak sekali pusat kebugaran yang memberikan tips berolahraga yang dapat membantu kemajuan olahraga Anda. Janganlah berfikir bahwa melatih tubuh adalah hal yang akan merugikan tubuh Anda, tentu saja itu semua salah. Berikut adalah mitos-mitos yang harus Anda hindari untuk membentuk tubuh Anda:

Mitos  1:  Otot Besar  Memperlambat Anda

Otot bertanggung jawab setiap gerakan tubuh yang Anda lakukan. Dari hanya sekejap mengedipkan mata sampai leg press hingga ribuan pound, dan itu semua  adalah hasil dari kinerja otot. “Otot memperlambat Anda”  mitos itu merupakan hal yang tidak masuk akal, jika Anda hanya mengambarkan istilah berotot dengan seorang binaragawan. Istilah berotot bukanlah terlihat dari hal itu saja.

Tetapi dari satu olahraga ke olahraga yang lain, dari baseball hingga kayaking. Tentu saja Anda banyak menemukan atlet yang terkuat dan terbaik bukan dalam satu bidang olahraga saja. Salah satu contoh jika Anda ingin mengayunkan pemukul dengan cepat, Anda butuh banyak tenaga untuk melakukannya. Saat Mengayunkan pemukul Anda membutuhkan banyak tenaga yang dihasilkan dari otot bisep, paha depan, pectorals dan otot-otot lain. Dan itu semua itu adalah hasil dari latihan otot yang dilakukan oleh seorang atlet baseball.

Mitos 2:  Otot Berubah Menjadi Lemak

Jaringan otot dan lemak merupakan dua hal yang jauh berbeda. Tidaklah mungkin seseorang merubahnya menjadi sesuatu yang lain. Disinilah mitos ini berasal dari otot yang disebut dengan “jaringan aktif”yang banyak membutuhkan banyak energi untuk perawatannya. Satu pon otot membakar sekitar 60 kalori per hari. Jika Anda berlatih dengan baik dan menambah £ 10 untuk bagian otot  tubuh Anda, tubuh akan memerlukan tambahan 600 kalori perhari untuk mempertahankan berat badan ideal Anda.(Faktanya adalah dengan penambahan otot merupakan cara yang bagus untuk menurunkan lemak)

Dengan lebih banyak otot dalam tubuh Anda, tentu saja akan meningkatkan nafsu makan sehingga Anda memerlukan lebih banyak asupan makanan. Tentu saja itu baik,  namun jika Anda berhenti melakukan latihan, akan mengakibatkan otot baru akan menyusut, dan Anda tidak akan lagi membutuhkan kalori ekstra yang biasa Anda makan. Dan tentu saja, Coba Anda bayangkan jika 10 ton otot menghilang dan Anda tetap makan seperti saat melakukan latihan ekstra, yang Anda dapatkan malah memiliki banyak lemak dan bukan otot.

Mitos 3:  Anda Perlu “Pengejut” Untuk Terus Membangun Otot

Mitos Ini membuat saya benar-benar tertawa. Mungkin ide dibalik mitos ini adalah Anda perlu mengubah rutinitas dan latihan sebagai cara untuk mengejutkan otot dan mendapatkan reaksi yang segar dari mereka. Itu sangat benar.

Pikirkan otot bisep Anda, seperti otot lainnya, di antara dua titik dan kontrak dalam arah garis lurus. Ketika berkontraksi, saat menekuk siku Anda. Siku Anda selalu melakukan lengkungan ke arah yang sama dan tidak ada variasi apapun. Jadi, Anda dapat mengangkat batu bata ataupun mengangkat bar yang berat saat latihan, dan bisep Anda akan tetap sama.

Terus dimana “pengejut” tadi? Tentu saja pengejut itu didapat dari latihan yang keras, dan Anda tidak akan sadar bahwa tiba-tiba otot bisep dapat mengangkat dumbbell bukannya barbel.

Banyak orang terperangkap dengan mitos-mitos yang bodoh dalam olahraga, yang membuat olahraga yang dilakukan menjadi tidak berkembang. Hal itu yang membuat banyak orang banyak terjebak dan merasa bahwa latihan bentuk tubuh adalah sesuatu yang tidak berguna dan hanya aktivitas yang akan membuang-buang waktu saja. Stop berfikir demikian, dan mulailah berfikir positif untuk olahraga yang akan Anda lakukan.  Mulai sekarang hilangkanlah ketakutan Anda dan mulailah melakukan latihan.

Banyak mitos yang masih melekat dalam berolahraga salah satunya adalah kebiasaan berolahraga Anda. Sering kali waktu paling tepat melakukan olahraga adalah hari minggu dan Anda sering bermalas-malasan untuk melakukan olahraga selain hari minggu. Namun adakalanya pun Anda lupa melakukan olahraga pada hari minggu dan tidak melakukan olahraga selama berminggu bahkan berbulan-bulan. Olahraga merupakan aktivitas yang dapat dilakukan dimana saja, Anda berjalanpun termasuk olahraga. Jadi, waktu yang paling optimal untuk melakukan olahraga adalah setiap hari yang tentu saja bukan olahraga berat, namun olahraga ringan yang dapat Anda lakukan walapun dalam aktivitas sibuk sehari-sehari seperti bekerja.

Bila Anda benar-benar tidak dapat melakukan olahraga setiap hari ataupun setiap minggu. Usahakanlah olahraga atau latihan setiap satu bulan sekali. Jangan khawatir dengan kondisi badan Anda akan menurun setelah melakukan olahraga. Karena tubuh sudah diprogram dengan itu semua, salah satunya adalah otot. Otot tidak akan terkejut dengan variasi dalam latihan yang Anda lakukan. Mereka dirancang untuk mentolerir semua itu. Demikian pula, perut Anda tidak akan terkejut jika Anda makan spaghetti pada hari Selasa setelah tidak makan selama satu bulan. Rasional, latihan yang produktif itu sangat mudah. Yang sulit adalah melihat melewati semua nasihat buruk atau mitos-mitos yang menghalangi  untuk berolahraga dan melatih tubuh Anda.

Selanjutnya : Menjadi “Pahlawan” Untuk Pasangan
Sebelumnya: Mobil bekas Vs Mobil Baru, Pilih Mana ya?
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar