Kelebihan Model Pembelajaran Jaring Laba-laba


Apa itu model pembelajaran jaring laba-laba? Belajar dan mengajar adalah suatu proses yang tidak mungkin terpisahkan. Keduanya berlangsung sepanjang hidup manusia tanpa terputus. Tidak mungkin seseorang yang tidak mengalami pengajaran akan paham mengenai belajar sesuatu. Sesuatu yang tidak diajarkan tentu tidak dapat dipelajari atau diwariskan.

Mengajar dan belajar adalah suatu proses pembelajaran. Proses pembelajaran tentunya harus melibatkan pengajar dan peserta ajar (didik). Proses pembelajaran yang menyenangkan akan membuat peserta ajar nyaman dan dapat menerima hal yang diajarkan dengan baik, dan tentunya transfer pengetahuan dapat berlangsung dengan baik pula.

Metode pembelajaran sebagai salah satu komponen dalam proses pembelajaran turut menyumbang berhasil tidaknya suatu pembelajaran. Saat ini sudah banyak dikenal metode pembelajaran dengan hasil yang beragam. Salah satu yang membuat orang berminat dan berusaha melaksanakannya adalah model pembelajaran jaring laba-laba.

Model Pembelajaran Jaring Laba-laba

Disebut model pembelajaran jaring laba-laba, sebab bentuknya memang terinspirasi oleh sarang hewan pemakan serangga ini. Pada pusat jaring laba-laba ditempatkan tema utama dari suatu pelajaran atau bab tertentu, selanjutnya pada jaring yang lain (cabang) dituliskan sub tema dari pokok bahasan. Nantinya dari setiap cabang atau anak jaring dibuat kembali sub tema atau bahasan yang lebih mendetail.

Model pembelajaran jaring laba-laba lazim pula disebut dengan webbed, dimana terdapat pusat kemudian percabangan. Model ini menggunakan pendekatan tematik dan mengutamakan pengalaman langsung dari peserta ajar maupun pengajar.

Kelebihan Pembelajaran Jaring Laba-laba

Model pembelajaran jaring laba-laba banyak diminati dan diterapkan dalam proses pembelajaran saat ini, disebabkan beberapa alasan:

1.Pemilihan tema yang sesuai dengan minat anak, membuat peserta ajar lebih bersemangat untuk mengikuti proses pembelajaran. Semangat dan kesenangan tentunya akan membuat peserta ajar lebih mudah untuk diajak bekerjasama dan tentunya hasil pembelajaran yang maksimal.

2. Lebih mudah dilakukan oleh guru yang kurang berpengalaman dalam mengajar, tetapi tetap harus mampu menguasai tema yang diajarkan.

3.Memudahkan dalam membuat rencana kerja sama dalam proses pembelajaran. Tema-tema akan lebih terarah pada pembahasan tertentu.

4.Model ini juga meningkatkan fokus semua siswa, bukan hanya siswa yang memiliki kemampuan akademis tinggi atau rajin. Semua anak dapat menikmati dan mudah mengingat tema yang disampaikan dengan model jaring laba-laba.

Semoga artikel ini memeberi inspirasi kepada Anda dalam proses belajar dan mengajar dengan model jaring laba-laba.

Selanjutnya : Cara Mendapat Uang dari Anne Ahira
Sebelumnya: Benua Afrika - Salah Satu Benua Terluas di Dunia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar