Morfologi Tanaman Cabai Rawit Putih


Morfologi tanaman cabai rawit putih tidak asing bagi masyarakat, utamanya mereka yang tinggal di daerah pedesaan. Cabai rawit merupakan tanaman yang digolongkan ke dalam family terung-terungan. Termasuk dalam tanaman yang memiliki umur pendek atau semusim dan tumbuh menjadi tanaman perdu.

1. Batang

Batang dari tanaman cabai mempunyai struktur yang keras serta berkayu. Warnanya hijau gelap dan mempunyai bentuk yang bulat dan halus serta cabangnya banyak.

Batang utama dari tanaman cabai tumbuh dengan tegak dan kuat, cabang tanaman memiliki banyak ruas dan setiap ruas ditumbuhi daun dan tunas.

Morfologi tanaman ini cenderung kokoh dan memiliki banyak cabang. Ia pun tahan dengan berbagai serangan penyakit dan hama.

2. Daun

Daun cabai rawit mempunyai bentuk bulat telur dengan ujung yang meruncing. Tepi daunnya rata dan tidak bergerigi. Daun tanaman ini adalah daun tunggal dengan kedudukannya agak mendatar.

Tulang daun menyirip serta tangkai tunggal melekat pada cabang/batang. Jumlah daunnya lumayan banyak sehingga ia tampak rimbun. Mungkin itu juga yang membuatnya dikatakan sebagai tanaman perdu.

3. Bunga

Bunganya cabai rawit adalah bunga tunggal yang mempunyai bentuk bintang. Bunga yang tumbuh menunduk di ketiak daun dengan mahkota bunganya berwarna putih.

Penyerbukan pada tanaman cabai adalah penyerbukan sendiri namun dapat pula dilakukan penyerbukan silang. Tingkat keberhasilannya berkisar 56 persen.

4. Buah

Buah dari cabai rawit terbentuk setelah adanya penyerbukan. Buahnya beranekaragam dalam bentuk, warna, rasa buah maupun ukurannya.

Buah cabai rawit ada yang berbentuk bulat pendek yang ujungnya runcing. Buah dari cabai rawit putih memiliki warna putih kekuningan pada saat muda. Saat masak berubah warna menjadi merah.

5. Biji

Bijinya berwarna putih kekuningan dan berbentuk bulat pipih. Tersusun saling melekat dan bergerombol satu sama lain. Biji dari cabai rawit ini lah yang nantinya dapat dijadikan sebagai bibit tanaman.

6. Akar

Akar tanaman cabai rawit berbentuk tunggang yang tumbuhnya lurus ke dalam pusat bumi. Serta akar serabut yang dapat tumbuh menyebar ke samping.

Akarnya tidak dapat tumbuh hingga dalam sehingga ia hanya bisa berkembang dengan baik di tanah yang gembur dan menyerap air.

Demikian sedikit ulasan mengenai morfologi tanaman cabai rawit putih yang bisa menjadi bahan studi literatur.

Selanjutnya : Penjelasan Mengenai Bagian-Bagian Laporan Laba Rugi Manufaktur
Sebelumnya: Internet Gaul: Penggunaan Singkatan di Jejaring Sosial
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar