Tiga Motivasi Seseorang Untuk Belajar


Motivasi seseorang untuk belajar dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu untuk mengejar ketertinggalan, untuk menjadi lebih unggul, dan untuk memecahkan masalah baru. Berikut ini penjelasannya.

Untuk Mengejar Ketertinggalan

Setiap orang memiliki tingkat daya tangkap yang berbeda-beda. Dalam lingkungan sekolah, ada pelajar yang sangat mudah paham dan mengerti tentang suatu materi pelajaran yang baru disampaikan oleh guru. Namun ada pula pelajar yang sulit sekali memahami materi pelajaran baru.

Murid yang sulit memahami materi pelajaran baru mungkin saja tidak serius saat jam pelajaran, atau tidak dapat berkonsentrasi dalam pelajaran. Agar tidak tertinggal dari murid-murid yang lain, murid seperti ini perlu untuk menambah jam belajar di rumah. Materi pelajaran yang baru saja disampaikan oleh guru, dilihat dan dibaca lagi agar paham.

Peran persahabatan menjadi penting saat seorang murid mengalami hal seperti ini. Jika sulit sekali seseorang memahami materi pelajaran, tidak ada salahnya meminta bantuan temannya untuk mengajari materi tersebut. Kegiatan belajar kelompok dapat dilakukan agar sesama teman kelas dapat memahami materi pelajaran secara bersama-sama.

Untuk Menjadi Lebih Unggul

Daya kompetisi dan semangat juang ada pada setiap orang, hanya saja kadarnya berbeda-beda. Seorang pelajar yang memiliki daya kompetisi tinggi akan selalu berusaha untuk menjadi urutan terdepan dalam prestasi akademik. Agar bisa mendapat prestasi akademik yang baik, pelajar seperti ini akan berusaha dengan sekuat tenaga. Salah satu caranya adalah dengan belajar tekun.

Tidak semua pelajar yang memiliki prestasi akademik baik adalah pelajar dengan kemampuan intelejensia tinggi. Para pelajar dengan kemampuan intelejensia biasa, namun memiliki ketekunan belajar tinggi, memiliki peluang mendapat prestasi akademik yang baik. Belajar bukanlah proses instans. Materi pelajaran akan efektif masuk dalam memori otak jika dipelajari secara perlahan-lahan namun konstan.

Memahami dan Memecahkan Masalah Baru

Setelah seseorang dewasa dan tidak lagi berada dalam kegiatan sekolah atau kuliah, kegiatan belajar tetap berlangsung terus menerus. Berbagai persoalan dalam dunia kerja ataupun kehidupan sehari-hari, perlu dipecahkan dengan dan diselesaikan dengan baik. Kadang untuk memecahkan sebuah persoalan, seseorang memerlukan referensi atau nasehat dari pihak lain.

Nasihat terbaik bisa didapatkan dari orang yang ahli di bidangnya. Tapi belum tentu orang yang ahli di bidangnya mudah ditemui untuk kemudian diminta pendapat dan nasehat. Jika terjadi hal demikian, maka membaca buku merupakan kegiatan paling mudah. Ini juga termasuk dalam proses belajar.

Belajar merupakan proses yang berlangsung terus menerus sepanjang hidup. Tujuan utama motivasi seseorang untuk belajar adalah agar ia tahu dan mengerti. Mengetahui sebanyak-banyaknya hal merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Oleh karena itu, lengkapi kebutuhan dasar Anda dengan belajar.

Selanjutnya : Spesifikasi Motor Kopling Harga 15 Jutaan
Sebelumnya: Monyet Gorila
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar