Gamelan: Alat Musik Indonesia digemari di Eropa


Gamelan adalah alat musik tradisional Indonesia yang digemari dan berkembang di Eropa, terutama di Inggris, juga belahan benua lain seperti Amerika dan Australia. Alat musik gamelan teradapat di beberapa daerah di Indonesia, di antaranya Jawa, Sunda, dan Bali.

Asal Kata Gamelan dan Penalaan Nadanya

Gamelan adalah sekumpulan alat musik yang jika dimainkan menjadi satu kesatuan hingga terjalin nada yang saling harmonis. Alat musik gamelan terdiri dari kendang, binang, saron, kening, gambang, kepyang, kempu,l gong, demung, slenthem, rebab, dan cemplungan.

Kata gamelan berasal dari “gamel” artinya “memukul”. Penamaan tersebut dikarenakan awalnya gamelan adalah musik yang didominasi oleh alat musik ketuk,  misalnya perkusi, atau alat musik tabuh seperti kendang yang dipadukan dengan alat musik tradisional lainnnya seperti alat musik tiup (suling), alat musik petik (celepuk), alat musik gesek (rebab) dan alat musik tradisional lainnya.

Musik gamelan di Indonesia umumnya digunakan untuk mengiringi kesenian tradisional, seperti tari, wayang, dan beberapa pertunjukan tradisional lainnya. Gamelan mengalami banyak perkembangan dengan mulai dimainkan secara terpisah, artinya gamelan tidak hanya digunakan sebagai musik pengiring, namun menjadi semacam musik yang dimainkan menjadi sebuah pertunjukan musik.

Alat musik gamelan terdiri dari empat penalaan nada:
•    Nada pentatonic: Slendro
•    Nada-nada diatonic: Pelog
•    Dengung nada-nada khas Jawa Barat
•    Madenda, nada yang mirip dengan diatonic skala minor. Nada ini banyak digunakan pada musik Eropa

Pencampuran Gamelan Dengan Alat Musik Eropa

Gamelan menjadi salah satu musik Indonesia digemari di Eropa. Sudah terdapat 400 grup gamelan dan di Inggris yang terdiri dari100 kelompok, bahkan diadakan semacam festival gamelan.

Di Amerika Serikat, gamelan Jawa, Sunda dan Bali dikolaborasikan dengan beberapa alat musik di beberapa negara. Misalnya, alat musik gamelan Bali seperti seruling, ceng-ceng, gong dan kendang mampu selaras dengan melodi alat musik barat.

Beberapa komponis dunia mengubah gamelan dengan menggabungkan unsur musik local dengan menyesuaikan nada, komponen, dan harmoni pada alat musik lainnya. Kolaborasi musik gamelan dilakukan oleh seniman dan komposer yang sudah handal dan mapan. Hal ini  tentu saja memberi dampak dan  pengaruh yang positif terhadap perkembangan seni tradisional di Indonesia.

Demikian pembahasan mengenai gamelan musik Indonesia digemari di Eropa, semoga dapat menambah kecintaan kita terhadap budaya tradisional.

Selanjutnya : Contoh Narasi Pembukaan Pidato
Sebelumnya: Teks Naskah Puisi Sapardi Djoko Damono
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar