Mengenal Alat Musik Suku Baduy


Dalam pembahasan musik suku Baduy ini, penulis ingin membicarakan kesenian dan budaya pada suku Baduy. Alat musik yang pertama kali ada di dalam suku baduy dinamakan Angklung Buhun. Ini merupakan kesenian Tradisional yang memiliki nilai sakral dan magic. Angklung Buhun dapat dimainkan pada pagelaran yang dimainkan satu tahun sekali, tidak dapat disaksikan setiap saat. Angklung ini memang dapat dikatakan permainan seni yang penuh keseriusan bukan saja hanya memiliki unsur yang sakral, namun tarian dan tabuhannya harus disesuaikan dengan pemain yang menggunakannya. Angklung ini memiliki arti, saat angklung dimainkan ada arti khusus sebagai penyabung amanat untuk diteruskan pada keturunan anaknya.

Pada seni ini memberi rasa berbeda, dan juga untuk memberitahukan tentang ajakan, peringatan, larangan. Selain Angklung ada alat musik tradisional lainnya, yaitu Rendo pengiring pantung, alat ini sebagai pengingat untuk warganya akan adanya amanat dari leluhurnya. Dalam hal ini warga diberikan waktu senggang untuk membaca pantun, dan pada malam hari akna datang dari rumah ke rumah untuk melakukan pantun yang biasanya dilakukan oleh atau dipimpin oleh tokoh masyarakat.

Suku Baduy dan Kesenian Musiknya

Pada musik Baduy sesuai dengan keseniannya dibagi menjadi dua wilayah, yaitu Baduy Luar dan Baduy Dalam. Untuk Baduy luar alat musiknya terdiri dari Angklung, Kecapi dan Gamelan. Pada angklung dimainkan pada upacara penanaman padi dan meminta untuk didatangkan hujan, agar penanaman padi menjadi subur. Sedangkan untuk kecapi dimainkan pada saat panen padi. Sedangkan untuk gamelan dimainkan pada saat pernikahan atau juga hiburan suku Baduy. Sedangkan untuk Baduy dalam hanya terdiri dari dua macam alat musiK, yakni kecapi dan angklung buhun.

Yang membedakan baduy luar dan dalam, yaitu saat memainkan alat musiknya, yaitu untuk baduy luar gamelan merupakan mainan keseniannya. Untuk pengrajin angklung buhun dibuat oleh suku baduy dalam, sedangkan baduy luar tidak. Suku baduy luar memainkan angklung buhun dengan nyanyian dan tarian, sedangkan baduy dalam tidak, ini dikarenakan suku baduy dalam tidak ingin ada kesenangan yang berlebihan.

Itulah ulasan tentang musik suku Baduy.

Selanjutnya : Kumpulan Novel tentang Pendidikan
Sebelumnya: Mengenal Alat-alat Musik Khas Jawa Timur
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar