Nama Penyakit dan Bahasa Medisnya di Indonesia


Nama penyakit dan bahasa medisnya yang berbeda membuat orang-orang awam lebih memahami istilah yang biasa digunakan di Indonesia. Istilah untuk penyakit sering dijumpai di kalangan masyarakat. Terkadang, seorang dokter atau tenaga medis menggunakan istilah nonmedis untuk menjelaskan jenis penyakit yang diderita oleh pasien. Berbagai macam latar belakang pendidikan pasien membuat dokter harus jeli dan cerdik untuk menjelaskan jenis penyakit yang diderita pasien, terutama untuk jenis penyakit ringan.

Ada berbagai jenis istilah yang digunakan untuk jenis penyakit dengan bahasa medisnya yang berbeda, seperti masuk angin. Tentu Anda mengenal penyakit masuk  angin dengan ciri tubuh terasa meriang, biasa disertai dengan demam, rasa mual dengan perut kembung, dan sering bersendawa. Akan tetapi, ada juga yang disertai dengan muntah.

Bahasa medis untuk masuk angin, terutama di luar negeri, adalah catching cold dengan ciri pasien atau penderita demam disertai dengan flu akibat perubahan cuaca atau kondisi tubuh yang lemah. Pasien dianjurkan untuk minum paracetamol dan vitamin untuk mengembalikan sistem imun mereka. Selain masuk angin, masih ada beberapa istilah penyakit dengan bahasa medis yang berbeda yang dikenal di masyarakat, khususnya Indonesia.

Berikut adalah istilah penyakit di Indonesia dengan bahasa medisnya.

-    Paru-paru basah, sering dikenal di kalangan masyarakat sebagai jenis penyakit infeksi pada paru-paru akibat menghirup udara yang tidak bersih. Paru-paru basah sering menyerang orang-orang yang bertempat tinggal dekat dengan pabrik pembakaran batu kapur yang diolah menjadi bahan bangunan. Dalam istilah medis, paru-paru basah disebut dengan pneumonia, yaitu suatu kondisi di mana paru-paru akan dipenuhi dengan cairan dan nanah yang membuat serapan oksigen ke paru-paru berkurang.

-    Angin duduk, istilah ini sering disamakan dengan masuk angin. Akan tetapi, jenis penyakit yang dikenal dengan bahasa medisnya angina pectoris ini mempunyai ciri terjadinya penyempitan pembuluh darah karena berkurangnya suplai darah menuju jantung. Cirinya adalah nyeri di dada dan penyakit ini sering menyebabkan kematian mendadak.

-    Kesemutan, hampir setiap orang mengenal bahkan mengalami kesemutan. Dalam bahasa medis disebut dengan parathesia, yaitu kondisi terjepitnya saraf dan pembulah darah. Sehingga, aliran darah tidak lancar. Hati-hatilah, karena sering kali kesemutan sebagai gejala awal menderita stroke.

Semoga informasi mengenai nama penyakit dan bahasa medisnya yang sering dikenal di kalangan masyarakat Indonesia ini bermanfaat.

Selanjutnya : Mengenali Nama-nama Julukan Sahabat Rasulullah
Sebelumnya: Sistem Ekonomi yang Sekarang Digunakan di Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar