NASA dan Kebenaran Al-Quran

NASA adalah suatu lembaga antariksa milik Amerika. Suatu badan yang berjibaku dengan hal-hal yang berkaitan dengan alam semesta. Ketika pertama kali astromot Amerika diterbangkan ke bulan, dunia tersentak ketika sang astronot, Neil Armstrong memberikan kesaksian bahwa ada sesuatu yang bercahaya di bumi. Cahaya itu ternyata berasal dari Ka’bah. Sebenarnya, kesaksian itu hanya salah satu hal yang berkaitan dengan NASA dan kebenaran Al-Quran.

Kebenaran Al-Quran

Loading...

Al-Quran itu bukan kata-kata manusia. Ayat-ayatnya adalah kalam Ilahi. Tiada keraguan tentang Al-Quran. Hanya saja manusia mempunyai keterbatasan memahaminya. Keterbatasan ini mungkin karena keterbatasan ilmu atau keterbatasan hati untuk terbuka kepada nilai-nilai kebenaran.

Al-Quran itu adalah wahyu yang menjadi petunjuk bagi umat manusia. Isinya mengenai ilmu pengetahuan, termasuk tentang tata surya dan segala isi jagad raya serta sejarah dan tuntunan hidup.

Isi Al-Quran tidak ada yang bohong dan tidak akan berubah hingga akhir zaman. Allah Swt langsung yang menjaga isi Al-Quran dari tangan-tangan jahil yang mencoba mengubah satu huruf pun.

Jangan heran kalau 6666 ayat itu bisa dihapalkan tanpa ada salah dan meleset satu huruf pun oleh banyak orang. Para penghapal Al-Quran inilah yang menjadi ‘penjaga’ kemurnian Al-Quran. Mungkin tidak ada umat dari agama mana pun yang mampu menghapalan isi kitab suci mereka tanpa ada yang meleset sedikit pun.

Tentang NASA

Ruang angkasa adalah ruang ilmu yang dipelajari dengan saksama oleh para ilmuwan dari berbagai negara, terutama dari Amerika. Pada saat keyakinan bahwa suatu saat matahari akan terbit di Barat sebagai pertanda kiamat diamini oleh para ilmuwan NASA, orang yang bukan muslim banyak yang terbelalak. Pertanda itu semakin nyata dengan terus bergesernya arah kiblat dan semakin mendekat ke arah barat.

Tidak hanya itu, pada surat Ar-Rahman ayat ke-37, Allah Swt menjelaskan tentang ledakan bintang yang membentuk mawar merah. Lalu, hal ini terbukti dengan adanya sebuah gambar yang diambil oleh teleskop Hubble. Gambar itu menujukkan nebula yang merupakan sisa ledakan bintang.

Inilah suatu kebenaran isi kandungan Al-Quran yang tidak bisa dipungkiri. Suatu saat NASA dan kebenaran Al-Quran ini akan semakin menjadi topik perbincangan hangat.Semoga informasinya bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Kehidupan di Spanyol
Sebelumnya: Nama-nama Pengarang Puisi Terkenal
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar