Naskah Drama Legenda Danau Toba


Naskah drama legenda lebih baik disajikan dalam bentuk kreasi yang baru dan inovatif. Agar para penonton merasakan nuansa yang penuh sensasi saat menonton drama tentang suatu cerita legenda. Selama nilai moral yang baik masih terkandung, maka sebenarnya cerita legenda mana saja dapat dibuat sebagai naskah drama yang baik.

Artikel ini akan membahas sebuah cerita dari tanah Sumatera Utara, yakni Legenda Danau Toba. Dalam cerita legenda Sumatera Utara ini akan didapati sejumlah kandungan moral yang mulia, sangat cocok untuk para penonton yang masih muda belia seperti kalangan pelajar atau mahasiswa.

Legenda Danau Toba

Awal mulanya ada seorang pemuda yang memiliki nama Toba. Dia seorang anak yatim piatu, bekerja di pertanian pada wilayah utara pulau Sumatera. Selain petani, Toba juga bekerja sebagai pemancing ikan.

Sampai suatu tatkala Toba menjaring ikan, namun sialnya dia tidak memperoleh satu tangkapan ikan pun. Lalu munculah seekor ikan bewarna kuning emas yang cukup besar. Kemudian ditangkaplah ikan tersebut dan dibawanya pulang.

Sesampai di rumah, ternyata Toba tidak memakan ikan itu tetapi memeliharanya di tempat yang besar. Keesokan harinya Toba berangkat kerja, setelah itu dia pulang ke rumah dan didapati sudah terhidangkan makanan yang banyak dan sejumlah kepingan emas.

Toba terkejut namun dikarenakan lapar, kemudian ia memakan makanan yang telah siap di meja tersebut. Kejadian seperti itu terjadi tiap kali Toba pulang kerja, pada akhirnya Toba menyelidiki siapa yang membuat masakan itu. Dan didapati ternyata wanita cantik yang memasak untuknya, yang ternyata jelmaan ikan emas itu.

Singkat kata, mereka menikah dan dikaruniai anak bernama Samosir. Disebabkan anaknya yang bertindak nakal. Toba menghardik anaknya dengan menyebut dirinya sebagai keturunan ikan. Sang anak pun menangis sambil berlari kencang ke ibunya.

Lalu sang ibu memerintahkan Samosir untuk pergi ke bukit dan memanjat pohon yang paling tinggi. Sang ibu pun berlari di tengah hujan deras, ibu Samosir tersambar petir. Dan Toba pun tak dapat menyelamatkan diri dari banjir akibat hujan deras.

Hujan deras itu membentuk sebuah danau yang kemudian dinamai dengan Danau Toba. Sedangkan pulau di tengah danau Toba dinamakan sebagai pulau Samosir.

Demikian ulasan naskah drama legenda, semoga menambah pengetahuan sastra pembaca!

Selanjutnya : Makalah Tentang Nabi dan Rosul
Sebelumnya: Manfaat Penulisan Bagi Penulis
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar