Membuat Naskah Pidato Islami


Naskah pidato Islami biasanya dibuat untuk disampaikan pada acara-acara resmi keagamaan, misalnya acara pernikahan atau peringatan hari-hari besar Islam. Karena merupakan acara resmi, pidato yang akan disampaikan perlu disiapkan terlebih dahulu.

Membuat naskah pidato, sebenarnya tidak terlalu sulit. Yang menjadi kendala biasanya justru saat menyampaikannya di depan banyak orang. Bagi yang tidak terbiasa berpidato, kendala yang muncul biasanya rasa tidak percaya diri tampil di panggung.

Untuk mengatasi rasa tidak percaya diri ini, sebuah naskah pidato yang telah disiapkan bisa membantunya. Langkah-langkah membuat naskah pidato yang Islami adalah:

1.    Pertama menentukan tema pidato yang ingin disampaikan. Tema pidato disesuaikan dengan acaranya. Misalnya dalam acara pernikahan, bisa mengambil tema “pentingnya keluarga sakinah dalam membangun generasi Islami”.

2.    Setelah menentukan tema pidato, selanjutnya adalah mulai menyusun naskahnya. Kalimat pertama naskah pidato adalah ucapan salam kepada hadirin.

3.    Selesai ucapan salam, dilanjutkan membuat naskah ucapan syukur kepada Allah SWT dilanjutkan dengan ucapan shalawat atas Nabi Muhammad SAW.

4.    Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian rasa hormat kepada hadirin. Biasanya yang pertama disebut adalah tokoh yang paling dituakan dan dihormati yang ikut hadir dalam acara. Ucapan hormatnya bisa diawali dengan kata “yang terhormat bapak…..” atau “yang kami hormati bapak….”.

5.    Selanjutnya adalah pendahuluan dari inti pidato. Ini bisa dimulai dengan menyampaikan salah satu ayat dalam Al Qur’an atau suatu Hadits. Kemudian menyampaikan arti atau pesan penting dari ayat atau hadits tersebut.

6.    Memasuki inti pidato, sampaikan pesan penting dari tema yang telah ditentukan. Contoh tema di sini “pentingnya membangun keluarga sakinah dalam membangun generasi Islami”. Inti pidato yang bisa disampaikan misalnya: “Generasi Islami tidak lahir dengan sendirinya. Peran keluarga yang mendidik putra-putrinya sangat menentukan kepribadian akhlak dan karakter anaknya kelak. Keluarga yang Islami juga akan melahirkan generasi Islami. Sebaliknya keluarga yang jauh dari kehidupan Islami, generasi yang dihasilkan juga akan sulit menjadi generasi Islami”.

7.    Naskah pidato hendaknya tidak terlalu panjang dan juga jangan terlalu pendek. Setelah inti pidato disampaikan, bisa diakhiri dengan permintaan maaf jika ada yang kurang berkenan atas pidato yang disampaikan. Terakhir ditutup dengan ucapan salam.

Demikian langkah-langkah dalam membuat naskah pidato Islami. Semoga panduan sederhana ini bisa bermanfaat.

Selanjutnya : Paket Telpon ke Luar Negeri Flexi
Sebelumnya: Membuat Diri Menjadi Menarik
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar