Nilai-nilai yang Terkandung dalam Cerita Danau Toba


Indonesia memiliki cerita rakyat yang kental di tiap-tiap Provinsi. Cerita rakyat tersebut terkadang menjadi mitos akan keberadaan suatu tempat. Bahkan, banyak cerita rakyat yang dikaitkan dengan perilaku atau kejadian yang menimpa seseorang dan mengakibatkannya terbentuk sebuah pulau, pantai, atau tempat. Seperti  nilai-nilai yang terkandung dalam cerita Danau Toba.

Dalam legenda danau Toba, diceritakan bahwa danau indah tersebut berasal dari seorang puteri, dan pulau Samosir merupakan jelmaan dari anak kecil. Kisahnya berawal dari seorang petani miskin yang rajin bekerja dan berladang. Ia pun sering memancing ikan untuk lauk makannya. Alkisah, petani miskin itu mendapatkan ikan besar yang ternyata jelmaan seorang puteri cantik jelita.

Kisah Danau Toba

Banyak nilai-nilai yang terkandung dalam cerita Danau Toba. Kisah perjuangan si petani miskin yang tak kenal lelah bekerja untuk mendapatkan penghasilan. Namun, ada juga nilai yang bisa dipetik yaitu jangan terlalu memanjakan anak. Kisah terbentuk danau indah di Sumatera Utara ini memang secara singkat seperti berikut.

Hiduplah seorang petani miskin. Suatu hari ia memancing ikan dan mendapat ikan besar yang rupanya jelmaan putri cantik. Sang putri bersedia dijadikan istri asalkan si petani tidak pernah membongkar rahasia siapakah dirinya sebenarnya. Si petani berjanji tak akan memberitahu siapapun bahwa putri cantik itu adalah jelmaan seekor ikan.

Hari berlalu, petani dan putri cantik hidup bahagia. Apalagi lahir seorang anak laki-laki yang lucu. Namun seiring dengan pertumbuhannya, anak laki-laki itu selalu merasa lapar. Makanan yang harusnya dimakan oleh tiga orang, bisa disantap sendiri oleh anak laki-laki itu. Meski demikian, si petani dan istrinya selalu memanjakan sang anak.

Suatu hari, sang anak disuruh mengantarkan makanan. Namun karena merasa lapar, anak laki-laki itu justru menghabiskan semua makanannya. Tentu saja si petani merasa marah. Ia pun berkata kencang, “Dasar anak tidak tahu diuntung! Dasar anak keturunan ikan!”

Tanpa sadar, si petani telah memberitahukan bahwa ibu dari anak tersebut adalah ikan. Dengan kata lain, ia telah membongkar rahasia yang selama ini disimpannya. Seketika, istri dan anaknya hilang secara gaib.

Si petani merasa menyesal, tetapi istri dan anaknya tak akan pernah kembali lagi. Di tanah bekas pijakan istri dan anaknya, tiba-tiba menyembur air yang semakin lama semakin besar. Lama-lama menjadi danau yang kini dikenal dengan sebutan Danau Toba.

Banyak pesan moral yang terdapat dalam cerita rakyat Sumatera Utara tersebut. Harus bisa menjaga amanah, tidak terlalu memanjakan anak, merupakan beberapa nilai-nilai yang terkandung dalam cerita Danau Toba.

nilai-nilai yang terkandung dalam cerita danau toba

Selanjutnya : Berbagai Pengertian Tanah yang Dapat Diberikan
Sebelumnya: Ozon – Nama Lapisan Ultraviolet
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar