Olahraga yang Menggunakan Kaki


Menurunkan berat badan dengan berolahraga merupakan cara yang sangat dianjurkan oleh ahli kesehatan dibandingkan mengkonsumsi obat kimia untuk melangsingkan tubuh atau tindakan sedot lemak, olahraga tentu lebih aman untuk dilakukan.

Olahraga yang menggunakan kaki terbukti membantu membakar kalori. Jalan kaki dan olahraga lari merupakan jenis olahraga yang paling mudah dan murah dilakukan bagi setiap orang yang menginginkan kebugaran dan kesehatan.

Berjalan kaki santai selama tigapuluh menit akan membakar 150 kalori, tentu jika dilakukan rutin setiap hari akan membantu kebugaran tubuh. Olahraga lari seperti halnya berjalan kaki juga menjadi pilihan utama bagi pecinta olahraga karena tak memerlukan sasana atau sarana mahal. Berlari selama tigapuluh menit dapat membakar 300 kalori.

Selain olahraga paling mudah, olahraga yang menggunakan kaki dapat dilakukan dengan beberapa bantuan. Olahraga dengan bantuan peralatan, olahraga air, olahraga ritmik adalah jenis-jenis olahraga yang sangat memerlukan kaki dalam melakukannya.

Olahraga dengan bantuan peralatan biasanya dilakukan dengan bantuan bola contohnya adalah sepakbola, bola basket, bola voli, tenis dan tenis meja, bulutangkis, sepaktakraw, baseball, kasti, softball juga memerlukan kekuatan dan kecepatan kaki dalam berlari.

Olahraga air paling banyak peminatnya adalah renang, dalam olahraga renang keterampilan dan kecepatan kaki dalam bergerak menentukan kecepatan dalam berenang, polo air juga memerlukan ketahanan kaki dalam melakukan aktivita olahraganya.

Olahraga ritmik adalah olahraga dengan bantuan musik. Senam baik aerobic maupun senam irama memerlukan keterampilan kaki dalam mengikuti irama, gerakan dinamis yang dilakukan tanpa terasa membakar kalori dalam suasana gembira.

Olahraga kaki tak hanya dilakukan dalam lapangan terbuka. Bagi pegawai kantoran, duduk berjam-jam di depan computer tentu membuat kaki merasa kelelahan, hal ini dapat diatasi dengan melakukan latihan olahraga jemari kaki. Caranya dengan memutar-mutar pergelangan kaki, kemudian membuat gerakan mencengkeram dan dilepaskan, berikutnya berlaku seolah berjinjit.

Jika tidak melakukan olahraga kaki di sela waktu duduk, kaki akan menderita bengkak karena peredaran darah terhambat, tak jarang kaki juga merasa kesemutan. Jadi tak perlu ragu lagi untuk melakukan olahraga yang menggunakan kaki, bukan?

Selanjutnya : Sejarah Alexander Graham Bell Menemukan Telepon
Sebelumnya: Makalah tentang Analisa Kandungan Gizi pada Makanan Jamur Shiitake
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar