OM Palapa 2000

Apa itu OM Palapa 2000? Ketika masyarakat ramai membicarakan identitas bangsa seperti reog, batik yang diakui Malaysia sebagai budaya asli Malaysia, tak ada yang mengingkari bahwa musik dangdut merupakan musik asli Indonesia meski dalam sejarahnya musik dangdut banyak dipengaruhi oleh kebudayaan melayu dimana Malaysia termasuk dalam rumpun bangsanya.

Akar musik dangdut sejatinya berasal dari musik gambus khas Melayu yang dipengaruhi oleh budaya Arab dan India. Pada tahun 1940-an musik dangdut mulai dikenal di Indonesia dengan lagu berirama cengkok khas Melayu dan diiringi tetabuhan khas seperti layaknya musik India.

Dalam perkembangannya di era akhir 90-an atau awal tahun 2000-an musik dangdut di Indonesia mengalami perkembangan pesat dan mulai muncul warna baru yang disebut sebagai dangdut koplo. Dangdut koplo berciri khas hentakan yang lebih kuat dan kencang serta aksi panggung penyanyi yang super heboh dengan berbagai macam sebutan bagi aksi jogednya dari goyang ngebor hingga goyang patah-patah. Musik dangdut koplo semacam ramuan yang dipengaruhi irama campursari khas Jawa dipadu dengan bumbu sedikit ngerock diantara musik jaranan yang terdengar.

Perkembangan dangdut koplo yang cukup dinamis ini sempat menjadikan dangdut naik daun sebagai alat kampanye dalam Pemilu dan Pilkada.

Tak terhitung banyaknya biduan dan biduanita yang bermunculan di pentas musik dangdut, seiring itu pula band pengiring, biasa disebut Orkes Melayu mulai bermunculan, OM Soneta, OM Moneta hingga OM Palapa menyemarakkan khasanah musik dangdut Indonesia.

Orkes Melayu Palapa merupakan orkes dangdut asal Sidoarjo yang berdiri sekitar tahun 1998 danĀ  sangat terkenal di wilayah Jawa Timur hingga Jawa Tengah bagian Timur. Sempat merajai pentas dangdut Jawa Timur sekitarnya selama delapan tahun, OM Palapa kemudian dilanda perpecahan dan vakum di tahun 2004.

Sebagian mantan personil pecahan OM Palapa kemudian mendirikan OM New Palapa yang lebih banyak tampil di seputaran Jawa Tengah. Musik khas OM Palapa ini masih dapat ditemukan dalam VCD-VCD bajakan yang merekam aksi panggung mereka di berbagai daerah. Rena Fernanda dan Sodiq Yan tercatat sebagai artis penyanyi paling tenar yang diusung oleh OM Palapa.

Jika dalam perjalanan di sebuah bus antar kota Anda disuguhi tontonan VCD bertajuk Orkes Palapa Kerinduan, itu adalah salah satu karya seni dari OM Palapa 2000.

Selanjutnya : Sejarah Atlas
Sebelumnya: Antibiotik Menghilangkan Jerawat
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...