Akibat Operasi Militer HAM di Aceh

Operasi militer HAM yang terjadi di Aceh mengakibatkan timbulnya beberapa bentuk kekacauan mental atau yang biasa disebut mental disorder. Betapa tidak, karena peperangan yang terjadi menimbulkan perasaan takut yang berlebihan. Bila dikaji ada empat jenis gangguan mental yang dialami masyarakat pasca diberlakukannya Daerah Operasi Militer (DOM) di Aceh.

1. Kecurigaan yang berlebihan

Akibat diberlakukannya DOM di Aceh membuat publik saat itu menjadi takut, curiga dan bahkan menimbulkan sikap bermusuhan dengan orang-orang yang tidak dikenalnya. Dalam kajian psikologis, kondisi ini disebut dengan paranoid.

2. Kehilangan semangat

Selain timbulnya kecurigaan yang berlebihan, ada sebagian orang yang kehilangan semangat. Pasalnya, salah satu anggota keluarganya bagian dari orang yang tertembak. Bila kondisinya seperti ini membuatnya menjadi tak bersemangat dan bahkan ingin bunuh diri. Dalam kajian psikologis disebut dengan neurosa depresif.

3. Ketakutan dikarenakan jadi korban

Ini umumnya terjadi pada wanita. Ia menjadi ketakutan yang berlebihan ketika menjadi korban perkosaan. Pasalnya, salah satu hal yang masuk dalam pelanggaran HAM saat DOM berlaku di Aceh, adanya beberapa wanita mengalami pemerkosaan. Sehingga wanita yang diperkosa menjadi ketakutan saat melihat pria, apalagi jika mirip dengan pemerkosa. Dalam kajian psikologis disebut dengan neurosa phobia.

4. Menjadi amnesia

Ada beberapa orang yang menjadi amnesia pasca DOM diakhiri oleh Presiden Habibie saat itu. Ia tak ingin mengingat peristiwa buruk yang dialami dan disaksikannya. Sehingga menyebabkannya persis seperti orang yang amnesia. Dalam kajian psikologis disebut dengan neurosa histerik.

5. Rusaknya organ vital

Ini terjadi pada wanita yang mengalami vaginismus, yaitu ketegangan pada vagina sehingga menyebabkannya sulit untuk melakukan hubungan suami isteri. Kalau untuk pria, ia menjadi tidak bisa melakukan hubungan suami isteri dikarenakan alat vitalnya tidak berfungsi lagi.

Kondisi Aceh Setelah Diberlakukan DOM

Akibat operasi militer HAM yang terjadi di Aceh, kondisi perekonomian menjadi tidak sehat. Bahkan begitu banyaknya terjadi pembunuhan dan pemerkosaan. Para pelakunya nyaris tidak dihukum. Yang melakukannya adalah para militer yang mestinya melindungi rakyat. Karena itu, pelanggaran HAM saat diberlakukannya DOM oleh presiden Soeharto jelas tampak nyata. Hanya saja, publik tidak bisa menuntut. Ekspose berita pelanggaran HAM ini memang kurang menggema, dikarenakan media belum memiliki kebebasan seperti saat ini.

Inilah kupasan sederhana ihwal akibat operasi militer HAM di Aceh tahun 1989 sampai 1998 yang menyebabkan banyaknya terjadi pembunuhan, sedangkan menurunnya angka kelahiran hidup.

Selanjutnya : Alamat XL Center Sumatera Selatan
Sebelumnya: Memilih Sampo yang Aman untuk Si Kecil
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...