Pakaian Masyarakat Zaman Mesir Kuno


Pakaian masyarakat zaman Mesir kuno melambangkan peradaban pada masa pemerintahan Mesir. Mesir kuno adalah peradaban paling tua di dunia yang sangat makmur karena memiliki sungai Nil. Banyak sejarah tertoreh dari Mesir kuno ini mulai dari kerajaan Firaun. Kita tentu masih ingat dengan kisah Firaun yang selalu memburu Nabi Musa as, dan akhirnya ditenggelamkan oleh Allah Swt di tengah Laut Merah.

Kita tidak akan membicarakan sejarah Firaun dan Nabi Musa As dalam tulisan ini. Kita akan melihat bagaimana pakaian masyarakat pada masa pemerintahan Mesir kuno. Apakah pakaian yang dikenakan oleh masyarakat Mesir kuno menggunakan bahan yang mahal ataukah sama saja dengan pakaian yang dikenakan oleh sebagian masyarakat dari peradaban lainnya.

Pakaian sebagai Bukti Peradaban

Peradaban tidak hanya dilihat dari budaya yang dijalankan oleh sebuah masyarakat, tetapi juga bisa dilihat dari wujud kebudyaan yang ada dalam sebuah budaya tersebut. Wujud kebudayaan sebagai hasil budaya yang menjadi peradaban di antaranya adalah pakaian. Pakaian bisa menjadi sebuah simbol sebuah peradaban, termasuk dengan pakaian masyarakat Mesir kuno. Kekayaan alam yang dimiliki Mesir kuno waktu itu setidaknya memengaruhi pakaian yang dikenakannya.

Pakaian masyarakat zaman Mesir kuno sudah terbuat dari bahan yang mahal, seperti kulit hewan. Pakaian yang dikenakan oleh masyarakat biasa dengan keluarga kerajaan sangat berbeda. Pakaian pada zaman Mesir kuno melambangkan status sosial masyarakatnya. Keluarga kerajaan sebagai status sosial yang tertinggi mengenakan pakaian yang sangat bagus dan mahal. Aksesorinya bisa terbuat dari emas, demikian pula untuk pakaiannya menggunakan bahan sutera yang halus.

Untuk masyarakatnya sebenarnya tidak berbeda jauh dengan apa yang dikenakan oleh keluarga kerajaan, hanya mereka tidak mengenakan atribut yang melambangkan keluarga kerajaan. Pakaian masyarakat Mesir kuno hampir sama seperti pakaian yang dikenakan masyarakat Arab, berupa jubah panjang untuk laki-laki. Para wanitanya juga mengenakan pakaian panjang yang menyerupai rok lebar.

Pakaian sebagai Identitas

Pakaian selain menjadi bukti peradaban, juga bisa dijadikan sebagai identitas budaya. Pakaian antara budaya yang satu dengan budaya yang lain tentu saja berbeda. Semuanya menunjukkan ciri khas tersendiri dan menjadi sebuah identitas yang harus dihormati. Pakaian bisa menunjukkan dari mana sekelompok masyarakat itu berasal dan dari peradaban mana. Mesir kuno sebagai peradaban tertua menjadikan pakaian sebagai identitas sosialnya di mata dunia.

Atas dasar dari sebuah peradaban, pakaian tidak bisa dipandang remeh keberadaannya. Pemilihan pakaian pada akhrnya juga menjadi sebuah acuan atau seperangkat nilai yang harus dijaga dan dihormati oleh anggota peradabannya sendiri. Dengan demikian, pakaian yang dikenakan masyarakat pada zaman Mesir kuno tidak bisa diabaikan sebagai aset dalam peradaban Mesir yang tersohor.

Demikianlah ulasan singkat mengenai pakaian masyarakat zaman Mesir kuno yang menjadi sebuah wujud peradaban dan identitas budaya masyarakatnya. Pakaian menjadi lambang status sosial seseorang di dalam struktur masyarakatnya. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Aliran-aliran Filsafat Barat Modern
Sebelumnya: Mengenal Jenis Oleh-Oleh Pelabuhan Ratu
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar