Pakan Ayam Telur


Beternak ayam petelur merupakan salah satu cara manusia mendapatkan penghasilan namun perlu memperhatikan metode yang baik dan benar agar budidaya ayam petelur memberikan hasil optimal ,salah satunya dengan memahami takaran dan jenis pakan ayam telur.

Jenis ayam petelur secara garis besar ada dua tipe, yakni sebagai berikut.

1. Ayam Petelur Ringan

Ciri-cirinya: badan ramping, kecil,berbulu putih bersih, berjengger merah dan matanya bersinar.
Kelemahannya: sensitif terhadap cuaca dan suara bising, cuaca terlalu panas dan terlalu sering kaget karena suara bising menyebabkan produksi telurnya menurun.

2. Ayam Petelur Medium

Ciri-cirinya: tubuhnya sedang warna bulunya coklat, mampu bertelur cukup banyak dan dagingnya cukup lezat serta banyak jika diolah sehingga mampu berfungsi sebagai petelur sekaligus pedaging.

Ayam petelur ringan lebih membutuhkan pakan mengandung kalsium daripada ayam petelur medium, namun takaran pakannya lebih sedikit karena budidayanya dikhususkan bertelur dan tidak memerlukan zat aditif untuk menambah berat badan.

Fase ayam petelur secara umum terbagi dalam tiga periode, yaitu fase starter (usia 0-6 minggu), fase grower ( 6-8 minggu) dan fase layer (8 minggu ke atas). Untuk pakan ayam petelur fase starter sebaiknya menggunakan pakan jadi produksi pabrik (pellet) yang diproduksi dalam komposisi pakan tepat dan bertekstur halus.

Pakan hasil formulasi sendiri dapat diberikan pada ayam fase grower dan layer. Besar takaran pakan ayam berbeda setiap fase. Ayam petelur fase starter memerlukan pakan sebesar 1.08 ± 0.05 Kg per ekor, fase grower membutuhkan pakan 4.14 ± 0.11 Kg per ekor sedangkan fase layer membutuhkan pakan 31.2 ± 1.12 Kg per ekor.

Beberapa jenis pakan ayam petelur yang kita kenal adalah sebagai berikut.

1. Ransum, merupakan campuran berbagai macam bahan organic dan anorganik produksi pabrik memenuhi kebutuhan nutrisi ternak.

2. Jagung giling. Diberikan pada ayam fase grower dan layer, merupakan sumber karbohidrat. Jagung kuning mengandung xantofil (vitamin A) sehingga lebih baik daripada jagung putih.

3. Bungkil Keledai. Merupakan pakan sumber protein tinggi yang berasal dari sisa hasil pertanian.

4. Meat Bone Meal. Merupakan pakan hasil trimming yang berasal dari limbah Rumah Pemotongan Hewan berupa organ yang tak layak dimakan manusia seperti tulang, hati, paru.

Pemberian pakan ayam telur secara tepat akan memberikan hasil budidaya yang memuaskan.

Selanjutnya : Cara Menyukai Status Di Twitter
Sebelumnya: Cara Mendownload Tema di Nokia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar