Pantun Lucu untuk Ngejek Teman


Pantun lucu untuk ngejek teman ini sebenarnya untuk gurauan belaka, biasanya terjadi dalam kehidupan sehari-hari atau dalam lakon yang sedang diperankan ketika berakting dalam suatu drama yang mengisahkan kehidupan kelompok remaja. Seperti yang telah penulis ungkapkan sebelumnya, bahwa banyak makna dan isi yang terkandung di dalam pantun, tergantung jenis pantun apa yang dibuat. Pantun lucu ini biasanya berisi sindiran-sindiran pada pihak tertentu yang tersirat dari isinya.

Namun keberadaan pantun ejekan ini janganlah dianggap serius karena semua yang ada di bawah ini hanya ingin memunculkan rasa suka dan gembira. Ejekan yang dibuat ini seringkali sudah dikompromikan dulu di belakang panggung agar tidak ada yang tersinggung dan berakhir dengan kericuhan.
Contoh pantun ejekan adalah sebagai berikut:

Rambut keriting mau rebonding
Setelah lurus diberi hiasan
Badanmu kurus tak terbanding
Bagaikan habis menelan papan

Kain batik ditusuk stik
Stik dimakan jangan ditelan
Kau jangan jadi sok cantik
Lihatlah gigi maju ke depan

Tanah Sumatera banyak gambut
Hutan digundul jadi perkebunan
Kepala botak tak ada rambut
Tempat kutu main perosotan

Kain batik dibawa main
Pergi ke Jawa bawa kelambu
Jangan mencela orang lain
Lihat hidungmu seperti jambu

Beli batu di Tiga Ulu
Batu disusun sebanyak dua rangkap
Harimau ngaum sudah dari dulu
Sayangnya takut untuk menangkap

Selain pantun, ada juga peribahasa yang biasanya digunakan untuk mengejek, peribahasa juga termasuk ke dalam karya sastra Indonesia. Jika pantun dibuat sebanyak empat baris, peribahasa dibuat hanya dua baris, dengan baris pertama sebagai sampiran dan baris kedua sebagai isi.

Sebenarnya banyak sekali karya sastra Indonesia yang dapat diangkat sebagai budaya asli Indonesia. Pantun juga terkadang dijadikan pembukaan atau acara pernikahan dalam istilah Palang Pintu, ketika Palang Pintu ini berlangsung maka pihak calon pengantin pria yang telah ditunjuk sebelumnya menantang pihak calon pengantin wanita dengan pantun. Jika pantun telah bersambut maka pihak lelaki boleh disuruh masuk ke kediaman wanita.

Selanjutnya : Membuat Pantun Ngejek Orang
Sebelumnya: Menjaga Kelestarian Pantun Lucu Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar