Membuat Pantun Penutup Pidato yang Lucu


Mungkin sekali-kali kita pernah berbicara atau berpidato di depan banyak orang atau paling tidak di depan teman-teman kelas. Dalam sebuah pidato pastinya ada pembuka, isi, dan penutup pidato.

Dalam pidato agama Islam mungkin akan diselipi doa dan ucapan syukur kepada Tuhan. Namun, jika Anda bosan dengan penutupan yang biasa mungkin bisa mencoba untuk menutup pidato dengan pantun penutup pidato yang lucu untuk memberikan penyegaran dan menghibur juga.

Penutup pidato diucapkan ketika isi pembicaraan sudah disampaikan. Hal ini berarti menandakan bahwa pidato akan berakhir. Penutup pidato yang biasa diucapkan ketika berpidato adalah permohonan maaf jika apa yang disampaikan tidak berkenan bagi pendengar dan jika ada salah kata dan ucapan terima kasih karena telah mendengarkan pidato.

Pengertian Pantun

Pantun merupakan peribahasa atau karya sastra lama yang yang memiliki aturan mengikat dalam jumlah bait, baris, dan rima. Biasanya dalam satu bait pantun terdiri atas 4 baris.

Baris yang pertama dan baris yang kedua adalah sampiran, lalu baris yang ketiga dan yang keempat adalah isi atau maksud. Sedangkan rima akhir dalam pantun adalah bentuk a-b-a-b. Pantun sendiri terdiri dari beberapa jenis, di antaranya pantun nasihat, pantun teka-teki, dan ada pula pantun jenaka.

Membuat Pantun Lucu untuk Penutup Pidato

Kita juga bisa membuat pantun sendiri, tentunya kita harus mengingat ciri-ciri pantun agar dapat membuat pantun sendiri. Sebelum membuat pantun kita harus menentukan dulu pantun jenis apa yang akan kita buat dan buat apa. Misalnya, kita akan membuat pantun lucu untuk penutup pidato.

Biasanya penutup pidato menggunakan kata-kata yang resmi, walaupun menggunakan pantun bukan pantun yang lucu. Namun, tidak masalah jika kita ingin menutup pidato menggunakan pantun lucu dengan maksud untuk menghibur yang datang.

Pertama, kita akan membuat sampiran terlebih dahulu kemudian baru kita membuat maksud atau isi pantun. Namun, jangan lupa harus memakai rima a-b-a-b. Contoh pantun penutup pidato yang lucu.

Si toto makan jeruk
Tapi ingin delima
Walau pidato buruk
Tapi jangan dihina

Demikian salah satu contoh dalam membuat pantun penutup pidato yang lucu. Sangat mudah membuat pantun tersebut bukan, Anda bisa langsung mencoba membuat pantun lucu untuk berbagai maksud dan tujuan yang paling penting dalam membuat pantun adalah dengan mengingat ciri-ciri pantun, sehingga kita dengan mudah dapat membuatnya.

Selanjutnya : Kerja Apik Pendiri Yamaha Indonesia Dalam Kancah Perindustrian
Sebelumnya: Manfaat Dahsyat Contoh Paper
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar