Pantun Tentang Akhir Pekan yang Indah

Inilah beberaoa contoh menganai pantun tentang akhir pekan

Masak perkedel untuk di makan

Loading...

Paling enak di cocol sambal teri

Enaknya pantun tentang akhir pekan

Selalu bikin hati ini berseri-seri

 

Libur kerja di akhir pekan

Seharian berada di rumah

Untungnya tak pernah bosan

Karena membantu masak mamah

 

Melihat kucing di akhir pekan

Ternyata membawa ikan

Si kucing memang keterlaluan

Ikan tetangga kok di makan

Pantun merupakan salah satu jenis puisi terlama yang berima. Pantun biasanya terdiri dari 4 baris yang masing-masing baris terdiri dari 8 hingga 10 suku kata. Pantun berasal dari Melayu yaitu Sumatera tepatnya di Minang Kabau. Pada zaman dahulu, pantun menduduki tempat yang sangatlah penting. Dan biasanya pantun di gunakan saat anak-anak akan bermain, bernyanyi bahkan digunakan untuk adat pernikahan.

Dalam sebuah adat Melayu Minang, jika akan melangsungkan pernikahan, di wajibkan berpantun terlebih dahulu sebelum memasuki pelaminan sang wanita. Adat ini ternyata sudah merambah ke berbagai daerah termasuk orang Betawi. Dan justru pantun Betawi lah yang sangat tekenal karena spontanitas ucapannya.

Survey membuktikan, dari beberapa orang yang di beri pertanyaan yang sama, bahwa pantun berasal dari mana? Mereka menjawab dengan tegas “BETAWI” lah pemilik pantun pertama kali.
Seteah di telusuri, ternyata pantun itu berasal dari Melayu-Riau yang kemudian di bukukan oleh seorang datuk yang bernama Haji Ibrahim lalu menyebar ke penjuru daerah di Indonesia. Jadilah setiap daerah mempunyai pantun dengan versi daerahnya masing-masing. Pantun ini adalah warisan dari orangtua kita zaman dahulu kala, asli warisan Indonesia yang masih melekat hingga sekarang.

Untuk membuat sebuah pantun, tidaklah membutuhkan bakat dalam berpantun, semua orang bisa membuatnya. Yang jelas harus berima dan akhiran AB atau AA tergantung kebutuhan. Pantun yang ideal memiliki suku kata paling banyak 10 dan ada yang 12, jika lebih dari itu terlalu kepanjangan. Sekarang ini pantun sudah jarang sekali di pakai, kecuali untuk acara yang bergubungan dengan tradisi seperti pernikahan di Betawi dan di Minang, mereka masih menggunakan pantun tersebut. Ini adalah sebuah pantun untuk mengakhiri sebuah tulisan yang seadanya tetapi berima.

Letih ini terasa di badan

Ketika harus bersih-bersih

Ini pantun tentang akhir pekan

Tulus ku ucapkan terimakasih

Semoga bahasan ini bermanfaat bagi Anda.

Loading...
Selanjutnya : Resep Omlet Telur Prancis
Sebelumnya: Ramuan Cuci Paru-Paru
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar