Sekilas Pemanfaatan Gelombang Elektromagnetik Pada Komunikasi Radar

Apa itu gelombang elektromagnetik? Gelombang elektromagnetik adalah kombinasi dari medan listrik dan magnet yang berosilasi serta merambat melalui ruang dan membawa energi dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Gelombang ini pertama kali ditemukan oleh Heinrich Hertz dan termasuk dalam gelombang transversal. Lantas apa saja jenis gelombang elektromagnetik itu? Berikut uraian jenis dan pemanfaatan gelombang elektromagnetik pada komunikasi radar.

Jenis Gelombang Elektromagnetik

Dalam keseharian, gelombang elektromagnetik banyak dimanfaatkan dan biasanya berasal dari matahari, kilat, peralatan elektronik, satelit, pemancar tv/radio, komputer, monitor televisi, alat rontgen, bara api, blok mesin yang panas maupun pemanfaatan gelombang elektromagnetik pada komunikasi radar. Secara umum, gelombang elektromagnetik muncul dari partikel yang bermuatan dan dipercepat. Adapun beberapa jenis gelombang elektromagnetik adalah sebagai berikut.

• Gelombang Radio

Gelombang ini merupakan hasil dari sebuah radiasi elektromagnetik dan terbentuk saat obyek bermuatan listrik dari gelombang osilator dimodulasi dengan gelombang radio pada frekuensi gelombang radio (RF). Frekuensi radio merupakan bentuk gelombang elektromagnetik karena ditujukan bagi penyiaran ketika merambat di udara dan luar angkasa tanpa sarana penghantar buatan.

• Gelombang Mikro (Micro Wave)

Apabila gelombang mikro sebagai hasil elektromagnetik diserap benda maka akan muncul efek pemanasan pada benda tersebut. Misalnya makanan menjadi panas dan masak dalam waktu singkat.

• Sinar Inframerah (Infra Red)

Sinar inframerah dihasilkan melalui proses dalam molekul dan benda panas. Akibatnya, aktifitas atomik benda panas akan memancarkan gelombang panas dalam bentuk sinar inframerah. Itu sebabnya sinar ini disebut dengan radiasi panas.

Gelombang Elektromagnetik pada Komunikasi Radar

Pemanfaatan gelombang elektromagnetik pada komunikasi radar berguna untuk mendeteksi, mengukur jarak, serta membuat pemetaan benda-benda misalnya pesawat terbang, informasi cuaca (hujan), dan berbagai kendaraan bermotor. Ukuran panjang gelombang yang dipancarkan radar akan bervariasi mulai dari milimeter hingga meter. Cara kerjanya, gelombang sinyal yang dipancarkan serta dipantulkan dari benda tertentu kemudian akan ditangkap oleh radar.

Istilah RADAR atau Radio Detection and Ranging digunakan pertama kali tahun 1941 menggantikan RDF (Radio Direction Finding). Perkembangan radar sendiri sebenarnya sudah dipakai sebelum Perang Dunia II oleh ilmuwan Inggris, Jerman, Perancis, dan Amerika. Penggunaan sistem radar yang paling bermanfaat hingga kini adalah penelitian Robert Watson-Watt yang mengembangkan peralatan navigasi dan menara radio.

Watson-Watt menciptakan radar yang mampu mendeteksi pesawat terbang yang sedang mendekat dari jarak 64 km atau 40mil. Dari penelitian tersebut, Inggris pun memiliki jaringan stasiun radar yang digunakan untuk melindungi wilayah pantainya. Awalnya gelombang elektromagnetik yang terpancar pada radar terputus-putus sehingga deteksi benda tidak berada pada lokasi yang tepat. Namun, saat ini sistem radar maju pesat dalam hal resolusi dan portabilitas.
Semoga menambah wawasan Anda.

Loading...
Selanjutnya : Masa Golden Age Pada Balita
Sebelumnya: Untuk Apa GIF Gerak Keren?
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar