Hasil Pembahasan Limbah Cair Kelapa Sawit


Pembahasan limbah cair kelapa sawit terus dilakukan. Para ahli berkumpul dan berdiskusi guna membahas solusi penanganannya. Instansi pemerintah seperti Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Riau pro aktif dengan menjalin kerjasama dengan pihak lain. Dengan demikian, limbah cair yang berbahaya bagi lingkungan dapat dikembangkan sehingga mempunyai nilai manfaat yang baru. Begitu pun hasil diskusi lainnya telah menemukan formulanya untuk segera diterapkan. Pada akhirnya, dampak buruk limbah cair bagi manusia dan lingkungan dapat dihindarkan.

Industri Pengolahan Kelapa Sawit dan Limbahnya

Tak dapat dipungkiri, industri pengolahan kelapa sawit memang semakin berkembang saat ini.Hal itu tak lepas dari perannya yang besar untuk mendukung industri makanan, kosmetik dan sebagainya. Minyak yang dihasilkannya bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Namun ternyata, limbah cair yang ditimbulkannya pun menghasilkan sejumlah masalah terutama pada lingkungan.

Sebelum membicarakan olusinya, lebih baik mengenal sifat dan kerugian yang ditimbulkannya terlebih dahulu agar penanganannya tepat sasaran. Seperti kita ketahui, limbah cair kelapa sawit bersifat asam sehingga mengandung ion hidrogen yang tinggi. Akibatnya, jika tidak dibuang atau diolah maka pipa-pipa yang menjadi media pengairan tersebut bisa korosi.Selain itu juga, jika limbahnya dialirkan kesungai, maka minyaknya tersebut bisa mengganggu kehidupan biota di dalam air.

Maka solusi yang bisa dijalankan adalah dengan mengolah limbah cair tersebut terlebih dahulu sebelum masuk perairan. Berbagai teknologi bisa digunakan misalnya dengan flotasi, membran dan digester anaerob. Setelah aman dari zat-zat berbahaya, cairan yang sudah mengalami pemisahan tersebut boleh masuk perairan terbuka.

Hal yang lebih hebat adalah dengan memanfaatkan sisa limbah cair tersebut menjadi pembangkit listrik tenaga biomassa. Pihak PLN akan segera merealisasikannya dengan hadirnya PLT Biomassa berkapasitas 2 Mega watt di Sampit. Penanggulangan limbah seperti ini mempunyai keunggulan lebih. Selain menghasilkan potensi energi baru juga dalam pelaksanaannya bersifat ramah lingkungan.

Begitulah sekilas pembahasan limbah cair kelapa sawit. Hasilnya sekarang sudah banyak pabrik kelapa sawit yang berskala besar menerapkan pengolahan limbah tersebut. Dengan demikian, diharapkan limbah padat maupun limbah cair yang berwarna kecoklatan tersebut akan mempunyai nilai tambah. Dan kerusakan lingkungan yang lebih parah tidak akan terjadi lagi. Semoga saja.

Selanjutnya : Singkatan Lucu dari Nama Hari
Sebelumnya: Cara Menyembuhkan Batuk Berdahak
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar