Perumusan dan Pemecahan Masalah dalam Karya Ilmiah


Pemecahan masalah dalam karya ilmiah tergantung dari rumusan masalah yang ada. Rumusan masalah ditentukan ketika Anda memutuskan membuat sebuah karya ilmiah. Rumusan masalah yang ada wajib tuntas terselesaikan. Jika tidak, maka karya ilmiah yang sedang dikerjakan akan terhambat. Untuk itu, sebelum merumuskan permasalahan ada baiknya Anda memperkirakan terlebih dahulu bagaimana cara menyelesaikannya.

Merumuskan Masalah dalam Karya Ilmiah

Perumusan masalah dapat digali dari latar belakang pembuatan karya ilmiah. Topik atau tema karya ilmiah beragam. Bisa dari kehidupan sehari-hari, masalah sosial, atau isu-isu faktual yang terjadi dewasa ini di sekitar Anda. Sedangkan untuk merumuskan masalah dalam karya ilmiah, bisa dilakukan dengan tips sederhana berikut.

Pastikan masalah dalam karya ilmiah sesuai dengan bidang keilmuan yang tersedia. Maksudnya, masalah yang akan sedang dirumuskan wajib senada dengan disiplin ilmu terkait. Misalkan, Anda mengkaji tentang pendidikan. Maka masalah yang digali harus sesuai dengan disiplin ilmu tentang pendidikan.

Rumusan masalah harus bisa diselesaikan dengan metode keilmuan yang berlaku. Proses pemecahaannya harus melalui sistematika atau ketentuan metode penulisan karya ilmiah. Yakni, adanya rumusan masalah, kerangka berfikir, pengujian hipotesis, sebuah kesimpulan, dan lain sebagainya.

Lalu, masalah yang akan dirumuskan disesuaikan dengan tingkat kegunaan. Adanya kepentingan peneliti sendiri dan miliki manfaat bagi orang lain. Selain itu, karya ilmiah yang ada sebaiknya miliki nilai lebih. Nilai plus ini misalnya karya tulis yang dikerjakan bisa menghasilkan sebuah teori baru, penguat teori yang ada, atau bahkan menyanggah teori sebelumnya.

Lantas bagaimana cara pemecahannya? Secara otomatis, pemecahan masalah ini akan terjadi saat karya ilmiah dikerjakan. Setelah rumuskan masalah, Anda bisa masuk ke proses pengumpulan data. Setelah itu, tentukan metode penelitiannya. Ketika masuk proses penelitian, maka Anda sudah memasuki tahap proses pemecahan masalah. Pemecahan itu masuki tahap final ketika karya ilmiah selesai dan ditarik kesimpulan akhir.

Lakukan proses penelitian sesuai langkah-langkah yang beraku dalam metode penelitian atau penulisan karya ilmiah. Jangan keluar dari jalur yang ada. Pendek kata pemecahan ini tergantung dari metode peneliti, kekuatan data atau sumber, dan passion yang dimiliki. Secara sederhana hanya itu yang diperlukan sebagai pemecahan masalah dalam karya ilmiah.

Selanjutnya : Mandiri Weekend Banking
Sebelumnya: Makalah Teknik Dasar Beladiri Wing Chun
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar