Pemilihan Ketua Koperasi dalam UU serta Tugas dan Fungsinya


Koperasi sudah umum diketahui oleh masyarakat Indonesia. Koperasi juga merupakan sebuah badan usaha yang keberadaannya serta segala sesuatu yang berhubungan dengannya diatur di dalam undang-undang.

Begitu juga dengan pemilihan ketua koperasi serta pemilihan pengurus koperasi lainnya diatur di dalam UU atau undang-undang. Beberapa hal yang diatur di dalam undang-undang di antaranya pemilihan pengurus, pemilihan pengawas, modal usaha, keanggotaan koperasi, dan masih banyak lagi.

Koperasi terbagi menjadi empat tingkatan. (1) Koperasi primer, terletak di wilayah kecamatan dengan anggota minimal 20 orang dan merupakan tingkatan koperasi terkecil; (2) Koperasi pusat, koperasi ini harus memiliki minimal 5 koperasi primer dan berada di wilayah kerja kecamatan juga di wilayah kabupaten; (3) Koperasi gabungan, merupakan koperasi yang minimal harus memiliki 3 koperasi pusat, wilayah kerjanya berada di tingkat provinsi; (4) Koperasi induk, merupakan koperasi yang harus memiliki minimal 3 koperasi gabungan, wilayah kerjanya berada di ibu kota negara.

Ketua yang ketentuan pemilihannya sudah diatur di dalam undang-undang dengan beberapa pengurus koperasi lainnya memiliki tugas dan fungsi tersendiri. Berikut uraian tugas dan fungsi dari seorang ketua koperasi:

1. Mengendalikan, memimpin, mengontrol, dan mengoordinasi berbagai aktivitas atau kegiatan yang berlangsung di dalam koperasi.

2. Mengambil keputusan untuk kebaikan koperasi

3. Menandatangani berbagai surat, menerima laporan aktivitas kerja, dan memimpin rapat anggota tahunan, serta menyampaikan laporan pertanggungjawaban.

Tugas dan fungsi ketua koperasi harus dijalankan sebaik mungkin. Namun, ketua koperasi tidak melakukan pekerjaannya sendiri. Minimal ada sekretaris dan bendahara yang membantu pekerjaan seorang ketua koperasi.

Perlu adanya kerja sama yang baik antara ketua dengan pengurus koperasi lain agar tercipta aktivitas kerja koperasi yang harmonis dan berjalan lancar. Dengan demikian tujuan dibentuknya koperasi tersebut bisa tercapai.

Uraian mengenai koperasi, pemilihan ketua koperasi dalam UU, serta tugas dan fungsinya di atas diharapkan bisa cukup membantu dalam pemenuhan informasi yang dibutuhkan mengenai koperasi.

Informasi yang lebih lengkap bisa ditemukan dari berbagai media lain. Uraian ini diharapkan bisa sedikitnya memberi gambaran umum terutama mengenai tugas serta fungsi seorang ketua koperasi.

Selanjutnya : Pemikiran Aristoteles tentang Filsafat Politik dan Filsafat Lainnya
Sebelumnya: Sekilas tentang Pemikiran Ekonomi Politik Pembangunan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar