Penanganan pada Cedera Lutut Bagi Pemain Bola


Permainan sepak bola merupakan salah satu olah raga bergengsi di dunia. Hampir seluruh laki-laki di dunia menyukai permainan bola ataupun menontonnya. Tidak hanya laki-laki, bahkan perempuan juga turut menggandrungi olah raga yang satu ini.

Namun, ketangkasan di lapangan hijau tidak akan mampu dilakukan tanpa fisik dan tubuh yang sehat. Latihan teratur dan asupan makanan dapat menjadi faktor penting dalam sebuah pertandingan.

Adapun risiko terjadinya cedera pada lutut jadi ancaman bagi para pemain ketika pertandingan berlangsung. Untuk itu, penanganan pada cedera lutut tidak bisa dianggap sepele. Karena lutut memiliki fungsi penting dalam menunjang keberlangsungan sebuah permainan.

Faktor Penyebab

Banyak faktor yang menyebabkan cedera pada lutut. Salah satunya karena belum melakukan pemanasan sebelum pertandingan atau olah raga dimulai sehingga terjadi hamstring (ketegangan). Bisa juga permanasan tidak optimal dilakukan.

Selain itu, aktivitas yang terlalu sering pun dapat menyebabkan cedera. Bagi pemain sepak bola, cedera pada lutut tidak hanya terjadi sebelum pertandingan. Bahkan, saat pertandingan berlangsung kerap kali terjadi cedera. Hal ini disebabkan oleh benturan saat di lapangan, kekeliruan dalam teknik permainan, dan memaksakan otot yang sebenarnya sudah letih saat pertandingan berlangsung.

Jenis Cedera & Penanganan

Cedera pada lutut ada tiga jenis, yaitu cedera ringan, sedang, dan parah. Untuk menangani cedera yang terjadi saat bermain bola sebenaarnya tidak terlalu sulit. Langkah awal bisa mengistirahatkan atau rileks pada anggota kaki dari aktivitas apa pun. Melakukan pemijatan di telapak kaki supaya peredaran darah lancar mengalir ke jantung.

Bila lutut agak membengkak, dapat dikompres menggunakan es batu dan diletakkan pada tempat yang cedera. Jika terjadi dislokasi lutut, maka segera mungkin mengembalikan  posisi ujung lutut ke lokasi semula.

Pencegahan

Untuk menghindari cedera pada lutut perlu melakukan beberapa kegiatan, di antaranya  melakukan pemanasan, peregangan, dan pendinginan sebelum dan sesudah permainan. Lakukan pemanasan dan peregangan dalam waktu berkisar antara 3-15 menit. Manfaatnya supaya otot terasa lebih hangat, lentur, dan tahan terhadap cedera. Adapun untuk pendinginan dapat melakukan lari kecil agar terhindar dari pusing setelah pertandingan.

Mudah bukan melakukan penanganan pada cedera lutut? Tindakan sederhana namun berdampak besar bagi karier seorang pemain bola.

Selanjutnya : Pengertian Polis dan Premi Asuransi Jiwa Sinar Mas
Sebelumnya: Keistimewaan Shalat Ashar
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar