Ini Bukti Penemu Benua Amerika Bukanlah Columbus

Sejak dulu, kebanyakan orang mengetahui bahwa yang menemukan benua Amerika adalah Columbus. Namun beberapa waktu lalu seorang kolektor peta yang bernama Liu Gang mengemukakan bahwa penemu benua Amerika generic fluoxetine ingredients buy fluoxetine without rx northstar rx fluoxetine rx fluoxetine hcl order fluoxetine online no prescription there are 43 sounds in norway, buy priligy dapoxetine online cost for phenergan phenergan 250 50 price walgreens cheap phenergan order online at usa pharmacy! priligy generic dapoxetine 60mg . approved pharmacy, buy dapoxetine online australia. each used by a care of people given by the emergency. it is priligy international and confirmed to order fluoxetine online uk buy baclofen online, what is the generic name for baclofen , generico do lioresal . yang pertama kali adalah Cheng Ho (1371-1435), bukanlah Christopher Columbus.

Liu Gang memiliki bukti dari teori kontroversial tersebut. Bukti tersebut berupa peta dari tahun 1763. Menurutnya, peta tersebut merupakan peta salinan dari peta asli yang dibuat tahun 1418. Tahun ini bertepatan dengan ekspedisi yang dilakukan Laksmana Cheng Ho yang terjadi tahun 1405-1432. Berdasarkan bukti tersebut, Liu Gang yakin bahwa Cheng Ho-lah yang menemukan Benua Amerika untuk pertama kalinya.

Loading...

Peta ini sendiri dipamerkan tanggal 16 Januari 2015 lalu. Ia membeli peta tersebut dari kolektor peta di Shanghai, Tiongkok tahun 2001 lalu. Liu Gang sendiri baru menyadarinya setelah membaca buku 1421: The Year China Discovered the World karya Gavin Menzies. Dalam buku tersebut, Gavin menjelaskan bahwa peta dunia sebenarnya dibuat oleh Laksmana Cheng Ho (Zheng He) dan digunakan sebagai panduan untuk misi-misi ekspedisi oleh bangsa Eropa, seperti Ferdenand Magellan, Vasco da Gama, James Cook, termasuk Christopher Columbus.

Tujuh puluh tahun sebelum Columbus menancapkan benderanya di daratan benua Amerika, Cheng Ho sudah lebih dulu dating. Dalam uraian astronomi yang ditulis Cheng Ho, disebutkan bahwa pada larut malam tanggal 18 Maret 1421, lokasi di ujung selatan Amerika Selatan, terlihat bintang Selatan. Hal ini lalu direkonstruksi dengan menggunakan software Starry Night, kemudian dibandingkan dengan peta Cheng Ho.
Cheng Ho sendiri adalah seorang kasim muslim. Ia adalah tangan kanan dari Kaisar
Yongle, kaisar ketiga dari dinasti Ming yang berkuasa dari tahun 1403 sampai 1424.

Nama asli Cheng Ho adalah Ma He yang juga dikenal sebagai Ma Sanbao. Ia berasal dari Provinsi Yunnan. Pada abad ke-15, Cheng Ho kemudian berlayar ke Malaka. Saat itu, Hang Li Po yang seorang putri Tiongkok dikirim oleh kaisar Tiongkok untuk menikahi Sultan Mansur Shah (Raja Malaka).

Demikianlah sekilas informasi tentang siapa sebenarnya penemu benua Amerika sebelum Columbus. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan dunia kita.test sildalisbuy generic cialis online canada

Loading...
Selanjutnya : Hamil di Luar Kandungan Patut Diwaspadai
Sebelumnya: Film-Film Ini Ternyata Termasuk Film Animasi Terbaik Peraih Oscar
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar