Berita Penemuan Harta Karun di Lampung


Berita penemuan harta karun di Lampung pernah menjadi berita yang fenomenal. Belum lagi di masa itu masyarakat sedang mengalami krisis ekonomi berkepanjangan. Harga kebutuhan dan barang semakin membumbung tinggi belum lagi adanya isu kenaikan BBM. Semakin menambah komplit derita rakyat kecil. Sehingga bila mendengar hal yang berhubungan dengan penemuan harta karun pastilah akan menjadi oase tersendiri.

Terdengar kabar santer telah ditemukan harta karun berlimpah seperti koin uang serta pernak-pernik perhiasan, membuat banyak warga yang berdomisili di Lampung mendatangi tempat kejadian secara berombongan. Demi memastikan kebenaran akan harta karun terpendam tersebut. Diawali dengan pemberitaan adanya penemuan harta di daerah aliran sungai Way Padang Ratu Kabupaten Pesawangan Lampung.

Masyarakat awam menjadi semakin penasaran dan berniat jadi pemburu harta karun di sekitar sungai itu. Dengan harapan besar bisa mendapatkan harta karun warisan jaman Hindia Belanda. Karena sebelumnya ada seorang yang sudah menemukan tanpa sengaja benda purbakala berupa koin uang dengan seri tahun yang berbeda. Tepatnya di desa Pampangan, kecamatan Gedong Tataan. Hal inilah yang memicu sebagian besar warga masyarakat setempat berinisiatif mencari harta secara pribadi.

Penyebaran berita ini juga mengundang minat warga desa luar lainnya untuk menyusuri masuk di dasar aliran sungai Way Padang Ratu. Tujuan mereka sama mengharapkan keberuntungan baik dalam menggapai rejeki. Apalagi sudah terlintas jelas keuntungan yang akan diraup jika sampai halnya berhasil mengeruk ratusan koin uang yang terdiri atas logam emas, ada yang perak maupun perunggu serta perhiasan-perhiasan berharga lainnya. Belum lagi nilai nominalnya yang tinggi karena merupakan warisan peninggalan sejarah yang banyak dinanti-nanti oleh para kolektor benda kuno.

Mungkin sebagian warga tidak menyadari sepenuhnya jika peninggalan kuno seperti uang koin logam, pelbagai perhiasan ataupun benda lain dari peninggalan masa sejarah itu memiliki nilai histori yang tinggi. Barang penemuan berupa harta karun sebaiknya tidak boleh dijual sembarangan namun harus dilaporkan dan diserahkan kepada Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Olahraga. Karena secara tidak langsung berita penemuan harta ini menjadi hak sepenuhnya milik Negara.

Semoga saja dengan informasi penting berita penemuan harta karun di Lampung bisa memberikan pembelajaran baru masyarakat Indonesia untuk berhati-hati dan menjaga serta melestarikan barang-barang bersejarah milik Negara.

Selanjutnya : Data Pencemaran Tanah oleh Plastik di Indonesia
Sebelumnya: Larangan Merokok Demi Kesehatan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar