Pengarang Buku Novel Indonesia Best Seller


Dewasa ini, profesi sebagai penulis—terutama karya fiksi/novel—sudah bukan menjadi sesuatu yang tabu atau asing kita dengar. Dari mulai anak-anak, remaja, sampai dewasa, bermunculan bibit-bibit potensial dan berbakat, hingga akhirnya mereka menjelma sebagai pengarang buku novel Indonesia best seller. Pekerjaan menulis bukan lagi menjadi jenis pekerjaan sambilan, malahan sudah menjadi pekerjaan tetap bagi sebagian orang.

Novel secara bahasa berarti karangan/tulisan fiksi yang memiliki jalan cerita panjang tentang kehidupan dengan karakter dan sifat para tokoh yang ditonjolkan. Di Indonesia, novel mulai kembali bergeliat di awal tahun 2000-an setelah sebelumnya terkesan mati suri.

Dari Habiburrahman El Shirazy Hingga Andrea Hirata

Indonesia sangat beruntung, memiliki beberapa penulis novel hebat yang namanya sudah banyak terdengar di dunia internasional. Yang paling fenomenal tentu adalah Habiburrahman El Shirazy. Kita ingat betul ketika dunia literatur digemparkan oleh kehadiran novel bernafaskan Islami berjudul Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih, yang bahkan penjualannya disebut-sebut sebagai mega best seller.

Nama lain yang gaungnya hingga saat ini masih terasa adalah Andrea Hirata. Lelaki asal Belitong ini mulai digilai karya-karyanya oleh para pembaca fiksi Indonesia semenjak berhasil menelurkan novel berjudul Laskar Pelangi. Bahkan hingga sekarang, novel ini masih terus dicetak dan diterjemahkan ke dalam berbagai macam bahasa. Karya kain Andrea diantaranya Sang Pemimpi dan Maryamah Karpov.

Berkumpul di Lini Remaja yang Begitu Ramai

Di lini remaja atau yang biasa disebut teenlit (teen literatur) dan remaja dewasa (metropop), nama-nama seperti Agnes Jessica, Hilman, Raditya Dika, Esti Kinasih, dan Boim Lebon masih sering kita jumpai karyanya hingga saat ini. Raditya Dika pernah booming namanya berkat beberapa judul buku komedi konyolnya seperti Kambing Jantan, Manusia Setengah Salmon dan lainnya. Radit yang saat itu mengawali karir menulisnya melalui dunia blog sempat menjadi idola remaja berkat karya-karyanya yang mengocok perut itu.

Nama lain yang tidak boleh dilupakan tentu adalah Hilman Hariwijaya dan Boim Lebon. Di era 90-an dan awal 2000, mereka berdua bahu membahu menciptakan karakter Lupus yang “idola remaja banget”, yang hingga saat ini terus melekat di ingatan para pembacanya.

Perempuan Tak Mau Kalah

Nama-nama lain pengarang buku novel Indonesia yang juga cukup terkenal dan karya-karyanya kerap menjadi best seller di antaranya Dewi ‘Dee’ Lestari, Asma Nadia, Helvy Tiana Rosa dan banyak lagi.

Selanjutnya : Cerita Sukses Pengusaha Muda Indonesia
Sebelumnya: Pengangguran Friksional
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar