Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Prestasi


Demokrasi pancasila berlandaskan pengaruh gaya kepemimpinan terhadap prestasi. Catatan penting bahwa pencapaian suatu prestasi sedikit banyak dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan yang dibawa oleh seorang pemimpin terhadap bawahannya. Gaya kepemimpinan ini mempengaruhi kinerja bawahannya, dan system yang digunakan dalam suatu organisasi, kelompok dan yang lebih besar lagi dalam tatanan pemerintahan.

Gaya Kepemimpinan

Gaya kepemimpinan menjadi kunci penting untuk suatu keberhasilan yang dicapai dengan ditunjukan pada prestasi yang didapat. Gaya kepemimpinan otoriter terhadap prestasi bisa saja baik, namun sekaligus buruk.

Seorang pemimpin memang harus memiliki gaya kepemimpinan otoriter, akan tetapi perlu diperhatikan juga otoriter seperti apa yang digunakan. Jika menggunakan gaya kepemimpinan otoriter secara berlebih, ini akan berdampak buruk terhadap prestasi yang dia capai.

Mengapa demikian? Karena ketika gaya kepemimpinan otoriter digunakan secara penuh tanpa memperhatikan pandangan atau pendapat dari bawahan akan timbul perasaan bawahan mereka tidak dihargai, bekerja penuh tetapi hak mereka tidak dipenuhi. Ini akan memicu adanya bentuk demonstrasi bawahan terhadap pemimpinnya yang memiliki gaya kepemimpinan otoriter yang tidak pada tempatnya.

Gaya kepemimpinan apapun dapat digunakan tepat pada waktu dan kondisi yang diahadapi hal ini lebih efektif bahwa bawahanpun akan menghadapi gaya kepemimpinan seperti ini dengan sikap sportif. Demokrasi pancasila berlandaskan pengaruh gaya kepemimpinan terhadap prestasi pada suatu perusahaan, organisasi bahkan pemerintahan juga harus memperhatikan pemenuhan kebutuhan bawahan. Seseorang akan semakin meningkatkan prestasinya jika ada reward  yang akan diberikan atas pencapaian yang telah diraih.

Pencapaian ini biasanya memiliki target, prestasi meningkat dipengaruhi gaya kepemimpinan yang ada di dalamnya. Role menjadi acuan gaya kepemimpinan dan prestasi kerja, ada aturan main yang harus dipatuhi bersama, seperti misalnya bahwa prestasi kerja dengan targetan tertentu mencapai target bahkan melebihi target ada reward yang akan diberikan. Hal ini akan semakin memicu kinerja bawahan untuk terus memberikan yang terbaik.

Gaya kepemimpinan demokrasi memiliki muatan positif dan negative. Positif bahwa pemimpin mampu mendengarkan pendapat dan masukan dari bawahan, akan tetapi negatifnya seringkali pemimpin sulit dalam mengambil keputusan.

Demokrasi pancasila berlandaskan pengaruh gaya kepemimpinan terhadap prestasi menunjang kinerja para bawahan. Akan tetapi gaya kepemimpinan apapun dapat digunakan untuk menunjang dan meningkatkan terhadap prestasi kerja bawahan.

Selanjutnya : Pengertian Abstrak pada Karya Ilmiah
Sebelumnya: Pengertian Fraksi Dalam Ilmu Kimia Mengenai Minyak Bumi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar