Pengaruh pH pada Produk Makanan Kemasan


Pengaruh pH pada produk makanan kemasan saat ini sangatlah berguna. Hampir seluruh orang yang ada di dunia ini pastilah pernah memakan makanan yang dikemas dalam kemasan plastik atau kaleng. Makanan kemasan yang dibungkus tersebut memang sangatlah praktis digunakan dan dapat menghemat biaya dan waktu.
Bagi orang yang selalu sibuk dengan pekerjaan dan tidak sempat meluangkan waktu untuk sekadar makan pagi, siang atau malam, maka makanan yang ada dalam kemasanlah yang pertama kali dimakan.

Memang, makanan dalam kemasan tersebut sangatlah praktis, tetapi tahukah Anda bahwa makanan yang dikemas dalam kemasan tersebut jika dimakan terlalu sering dapat mengakibatkan kelainan yang ada dalam tubuh. Ya, kelainan yang dialami oleh tubuh tersebut disebabkan oleh makanan yang ada dalam kemasan tersebut mengandung zat bahan pengawet makanan.

Tingkat Keasaman (pH) Dalam Makanan

Makanan dan minuman yang dikemas dalam kemasan kaleng, bungkus plastik, atau botol pastilah menggunakan bahan pengawet. Namun, bahan pengawet tersebut tidaklah terlalu berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia. Adanya pengawet makanan ini bertujuan agar makanan yang mengandung asam dapat disimpan lebih tahan lama karena tingkat keasaman atau pH dalam makanan tersebut dapat dikendalikan dengan menggunakan bahan pengawet yang bernama Natrium Benzoat.

Natrium Benzoat yang dicampurkan dalam makanan atau minuman dalam kemasan ini dapat mencegah terjadinya bakteri atau jamur dalam makanan kemasan, sehingga berpengaruh pada pH yang ada dalam makanan tersebut. Pengaruh pH pada produk makanan kemasan ini sangatlah penting karena jika pH makanan tersebut berubah, maka makanan tersebut akan cepat busuk dan terjadi bakteri yang dapat merugikan tubuh jika dimakan.

Tingkat pH yang ideal bagi makanan adalah sebesar 2,5 sampai 4,0. Jika pH tersebut melebihi pH yang ditentukan, maka akan tumbuh berbagai bakteri dan jamur. Oleh karena itulah, jika ingin pH dalam makanan kemasan tersebut berada pada tingkat aman, maka gunakanlah bahan pengawet makanan berupa Natrium Benzoat.

Makanan Alami Lebih Sehat

Selain makanan kemasan, tentunya juga ada makanan yang dapat langsung dimakan tanpa menggunakan bahan pengawet makanan. Makanan alami tersebut lebih menyehatkan bagi tubuh karena kandungan gizi yang ada dalam makanan tidak terkontaminasi oleh zat berbahaya, sehingga aman bagi tubuh kita.

Akan tetapi, makanan alami tersebut jika tidak langsung dimakan atau dimakan sebagian, akan bertahan lama hanya satu atau dua hari saja, itupun harus dimasukkan ke dalam lemari es. Apabila kita akan mengonsumsi makanan kemasan sebaiknya tidaklah terlalu sering memakannya karena pengaruh pH pada produk makanan kemasan tersebut sudah dicampur dengan bahan pengawet makanan.

Selanjutnya : Sajak Chairil Anwar tentang Mahasiswa dan Pendidikan
Sebelumnya: Linux Merupakan Sistem Operasi Multiuser
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar