Melihat Pengaruh Sifat Egois Istri dalam Rumah Tangga

Rumah tangga yang rukun adalah ketika suami isteri tidak menimbulkan sifat yang ingin menang sendiri. Awal mula keretakan rumah tangga bila ada yang memiliki sifat egois. Namun pengaruh sifat egois istri dalam rumah tangga lebih memberi pengaruh terjadinya perselingkuhan suami.

Contoh Keegoisan Isteri dalam Rumah Tangga

Bentuk keegoisan istri akan tampak ketika ia ingin lebih diperhatikan dan segala kebutuhannya ingin dipenuhi. Misalnya saja, bila mereka tinggal masih satu rumah dengan orang tua suaminya. Karena melihat suaminya terkadang mengurus kepentingan orang tuanya, lalu isteri merasa cemburu. Seolah-olah dia tidak diperdulikan. Inilah adalah keegoisan.

Padahal, apa yang dilakukan suami bukanlah sesuatu yang merugikan atau tercela. Ia hanya menjalankan baktinya kepada kedua orang tuanya, karena ia tahu bahwa keharusan berbakti kepada orang tuanya tidak akan pernah putus hingga ajal menjemput kedua orang tuanya. Mestinya istri memahami dengan bijak.

Dengan sikapnya yang egois, bisa jadi awalnya ia mendapatkan keuntungan akhirnya menjadi kerugian. Bila suami berbakti kepada kedua orang tuanya, maka ia akan mendapatkan keuntungan adanya kasih sayang dari mertuanya. Bila mengalami kesulitan, mertuanya akan segera membantunya. Baik kesulitan tersebut berhubungan dengan masalah ekonomi maupun yang lainnya.

Apalagi dalam Islam, ketika suami berbakti kepada kedua orang tuanya lalu mereka mendoakannya untuk dimudahkan rezeki maka Allah akan memudahkan rezekinya. Doa orang tua adalah doa yang mustajab.

Bentuk lain keegoisan istri dalam rumah tangga adalah ketika suami isteri memiliki pekerjaan yang sama, misalnya berbisnis atau memiliki usaha yang sama. Terkadang sifat egois isteri muncul karena ia merasa perannya di usaha tersebut lebih besar dari suaminya. Apalagi, jika ide membuka usaha tersebut muncul dari isteri.

Terkadang, demi untuk menjaga kerukunan rumah tangga, suami harus mengalah untuk tidak melakukan pekerjaan di jam usaha tersebut dibuka. Padahal, suami juga bisa mendulang rezeki di jam tersebut. Tapi demi kerukunan rumah tangga, ia rela mengalah untuk melakukan pekerjaan di jam tersebut.

Pengaruh Sifat Egois Isteri

Pengaruh sifat egois istri dalam rumah tangga bisa menyebabkan terjadinya keretakan rumah tangga. Umumnya sifat egois tersebut terjadi karena merasa apa yang diinginkannya tidak terwujud. Mestinya istri menyadari bahwa keegoisannya tersebut terkadang bisa menyebabkan suami menjadi selingkuh atau melakukan tindakan yang tidak menyenangkan.

Selain keegoisan masalah ekonomi, dalam berhubungan sex juga terkadang muncul keegoisan isteri. Misalnya saja, untuk memulai hubungan sex ia segan untuk mengajak suami melakukannya. Atau ketika suami ingin melakukan style atau gaya yang membuat sama-sama terpuaskan dalam berhubungan sex, istri kadang menolak dengan alasan tidak suka atau malas.

Penolakan tersebut bisa memberikan efek yang tak diduga. Si suami menjadi malas melakukan hubungan sex dengannya. Atau bahkan, suami menjadi selingkuh atau suka memuaskan dirinya sendiri dengan cara hal-hal negatif lainnya.
Karena itu pengaruh sifat egois istri dalam rumah tangga sangat berdampak buruk, baik dari sisi keharmonisan rumah tangga hingga bisa menyebabkan timbulkan keretakan atau perceraian. Semoga ini bisa menjadi pencerahan.

Loading...
Selanjutnya : Pengertian Perkawinan Dan Bentuk-Bentuk Perkawinan
Sebelumnya: Berbagai Macam Aksesoris Kebaya Modern
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar