Kupas Tuntas Tentang Apa Itu Pengertian Akademik!

Sebelum mengupas lebih jauh mengenai pengertian akademik, perlu diketahui terlebih dahulu asal muasal kata akademik. Dalam bahasa Yunani, akademik berasal dari kata academos. Academos sendiri merujuk pada sosok pahlawan legendaris yang tewas terbunuh pada perang Troya. Sebagai bentuk penghormatan terhadap dirinya, maka nama/kata tersebut diabadikan menjadi nama sebuah tempat pertemuan terbuka (taman) yang terletak di sebelah barat laut, Athena.

Taman tersebut kemudian sering dijadikan tempat berdiskusi yang ditaja oleh Socrates untuk murid-muridnya. Dalam pertemuan diskusi, Socrates akan menggelar masalah-masalah yang perlu dipikirkan atau dientaskan bersama-sama. Sebagai seorang filsuf, banyak filosofinya yang lahir di tempat itu. Dari tempat itu pula lahir murid-murid hebat yang mengembangkan pemikiran Socrates. Salah satunya kita kenal dengan nama Plato.

Ketika Plato pemikiran Plato kian matang, ia mengikuti jejak gurunya sebagai seorang filsuf. Di academos pula ia menurunkan ilmunya pada orang-orang yang datang dengan keinginan belajar. Dari ajaran Plato, kemudian lahir pula Aristoteles. Ketiganya dikenal sebagai filsuf-filsuf yang paling berpengaruh di dunia barat.

Lambat laun, academos menjadi tempat berkumpul, berdiskusi dan belajar para filsuf dan cendekiawan. Semacam perguruan terbuka yang mempersilakan siapa saja untuk belajar bersama atau saat ini kita kenal dengan akademi. Segala ilmu pengetahuan yang diajarkan disana bersifat akademik. Sedangkan orang-orang yang belajar di sana mendapat sebutan acadeist.

Berdasarkan sejarah academos tersebut, maka disimpulkan bahwa akademik merupakan jenis pendidikan tingkat tinggi dengan penguasaan dan pengembangan disipilin ilmu pengetahuan (science), seni (art), maupun teknologi. Tradisi-tradisi akdemik lebih menekankan pada nilai-nilai keterbukaan dan kebebasan. Karena itu, sejatinya sebuah akademi tidak dapat dipengaruhi oleh kepentingan politik maupun agama.

Prestasi Akademik dan Non Akademik

Prestasi akademik diartikan sebagai prestasi yang diperoleh dari kegiatan belajar di sekolah atau perguruan tinggi (akademi). Sifatnya cenderung mengandalkan otak kiri. Sedangkan prestasi non akademik diperoleh di luar kegiatan belajar di suatu institusi. Sifatnya cenderung mengandalkan otak kanan.

Umumnya, prestasi non akademik berangkat dari hobi atau ketekunan terhadap suatu kegiatan tertentu. Misalnya menjuarai lomba tari, nyanyi, atau terpilih dalam pasukan pengibar bendera istana negara.

Aslinya, keduanya sama-sama penting untuk pengembangan dan peningkatan mutu diri. Orang yang tidak memiliki prestasi akademik bukan berarti bodoh. Begitu pula sebaliknya. Hanya saja, dibutuhkan keseimbangan antara prestasi dari pengertian akademik maupun non akademik.

Demikianlah pengertian akademik untuk kita ketahui bersama beserta penjelasan singkat mengenai prestasi akademik dan non akademik. Semoga dapat memperkaya khasanah pengetahuan bagi kita semua.cheap sildalis onlinecialis generico motilium gastroparesismotilium australiabrand cialis for sale

Loading...
Selanjutnya : PES Patch dan Pesaing Game Bola Seru Lainnya
Sebelumnya: Mengenal Komunitas Rumah Cerita Bandung Lebih Dekat
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar