Pengertian Bakteri Gram Negatif

Sebelum membahas lebih jauh mengenai pengertian bakteri gram negatif, ada baiknya bila terlebih dulu kita membahas mengenai bakteri. Bakteri merupakan sebutan untuk mikroba prokariotik uni selular yang melalui proses perkembangbiakan dengan cara aseksual yakni proses pembelahan pada sel. Hanya beberapa bakteri saja yang memiliki klorofil, yakni mereka yang bersifat fotosintetik.

Kehidupan bakteri tergolong bebas dan tersebar pada alam. Di antaranya, di kedalaman tanah, pada atmosfer hingga lebih dari 10 kilometer di atas Bumi, di laut, dan bahkan dalam lumpur. Bentuk bakteri pun beragam. Umur, makanan, lingkungan, dan suhu dapat memengaruhi bentuk bakteri, seperti batang, bulat, atau lengkung.

Pembagian bakteri dapat diklarifikasikan dengan berdasar pada deskripsi sifat fisiologi dan morfologinya. Menurut sifat gramnya, bakteri dibedakan menjadi bakteri gram negatif dan bakteri gram positif.

Bakteri Gram Positif

Bakteri gram positif adakag jenis bakteri yang semasa proses pewarnaan gramnya mempertahankan zat yang berwarna kristal violet. Di mikroskop bakteri jenis ini akan berwarna biru atau ungu. Salah satu contohnya adalah bakteri patogen yang umumnya terdapat pada manusia. Nama bakteri tersebut adalah Staphylococcus aureus.

Bakteri gram positif, antara lain, berciri-ciri memiliki struktur dinding sel yang tebalnya sekitar 15 hingga 80 mm dan lapisannya tunggal atau biasa disebut dengan monolayer. Sifatnya rentan terhadap jenis penisilin. Nutrisi yang dibutuhkan bakteri jenis ini adalah yang berkomposisi lebih rumit.

Bakteri Gram Negatif

Pengertian bakteri gram negatif adalah kebalikan bakteri gram negatif. Bakteri jenis ini tidak dapat membuat pertahanan untuk zat warna pada kristal violet pada saat terjadinya proses pewarnaan pada gram. Karena itu, ketika bakteri ini dilihat dengan mikroskop, akan tampak warna merah.

Contoh bakteri gram negatif adalah bakteri E. coli yang mempunyai sistem membran ganda. Membran luar adalah permeabel yang menyelimuti membran plasmanya. Bakteri jenis ini juga memiliki dinding sel yang tebal yang berupa peptidoglikan dan terdapat di antara membran luar dan dalamnya.

Salmonella juga termasuk dalam jenis bakteri gram negatif yang berbentuk batang dan lurus. Salmonella tidak memiliki spora dan tidak bergerak dengan flagel peritrik. Selain termasuk bakteri gram negatif, Salmonella dapat menjadi biang penyakit. Di antaranya, penyakit demam tifoid dan enterokolitis.

Dengan mengetahui perbedaan pengertian bakteri gram negatif dan bakteri gram positif, kita dapat dengan mudah mengerti jenis tiap bakteri tersebut.

Selanjutnya : Film Bioskop Kartun yang Baru
Sebelumnya: Pengertian dan Manfaat Unsur Ekstrinsik dalam Cerpen
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...