Pengertian Benang Jahit


Dalam dunia jahit-menjahit keberadaan benang tentu sangat penting. Dapat dikatakan benang adalah salah satu benda utama dalam kegiatan tersebut. Dalam dunia menjahit pakaian, benang yang digunakan juga bermacam-macam, ada benang jahit, benang mouline dan benang 40’s. Masing-masing benang diproduksi dengan jenis yang beragam serta warna yang beragam pula sesuai dengan fungsinya. Karena fungsinya yang tidak bisa diabaikan, maka sangat penting bagi pemula untuk mengetahui terlebih dahulu pengertian benang jahit, benang mouline dan benang 40’s serta jenis dan kegunaan masing-masing benang tersebut.

Benang Jahit

Sesuai dengan namanya benang ini digunakan untuk menjahit pakaian. Kualitas serta halus dan kasarnya benang jahit ini ditentukan dengan nomor yang tertera pada benangnya, semakin tinggi nomor jenis benang, maka semakin lembut dan kuat benang tersebut. Dengan demikian, maka jahitan atau pakaian yang dihasilkan juga semakin halus dan berkualitas.

Benang Mouline

Nama lain benang jenis ini adalah benang pelangi. Benang ini tidak selalu digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pakaian, tetapi lebih sering digunakan untuk hiasan memperindah busana atau pakaian yang sudah jadi atau sering juga digunakan untuk mempercantik kain. Benang mouline ini memiliki aneka warna yang bervariasai sehingga dapat disesuaikan dengan warna dasar kain dan pakaian yang akan dihias dengan benang mouline.

Benang 40’s

Benang ini digunakan untuk bahan kaos atau rajutan. Benang 40’s berfungsi untuk menambah ketebalan dalam pakaian tersebut, untuk rajutan berjenis single knit benang ini menambah ketebalan berkisar 110 gr hingga 120 gr per meter2, sedangkan untuk rajutan berjenis double knit, benang 40’s menambah ketebalan hingga 180 gr hingga 200 gr per meter2 .

Dalam dunia menjahit, menentukan kualitas dan kecocokan antara benang dengan bahan adalah mutlak, agar dihasilkan busana yang indah disertai dengan pola yang nyaman bagi pemakainya. Bagi para penjahit mengetahui seluk-beluk serta aneka fungsi benang sesuai dengan jenisnya tentu sebuah keharusan, agar tidak terjadi kesalahan pada saat penjahitan apalagi kesalahan tersebut bersifat permanen, merupakan hal yang harus dihindari. Semoga informasi dalam artikel ini bermanfaat.

Selanjutnya : Surat Bukti Nyata Melakukan Pekerjaan sebagai Pertanggungjawaban Kerja
Sebelumnya: Anggota Timnas Jepang dalam Film Captain Tsubasa
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar