Pengertian Bencana Alam Tanah Longsor


Tanah longsor merupakan salah satu fenomena alam yang dapat merugikan manusia. Meskipun seringkali terjadi pada daerah pegunungan, namun tidak mustahil dapat terjadi di mana saja. Sesungguhnya apakah pengertian bencana alam tanah longsor ini? Apa pula penyebab terjadinya bencana ini? Adakah campur tangan manusia di dalamnya?

Defenisi dari tanah longsor itu adalah bergeraknya sejumlah massa tanah, bebatuan dan material lain atau gabungan dari material tersebut yang mendiami sebuah lereng, bergerak ke bawah menuruni atau keluar dari lereng awal mula berdiamnya material tersebut. Menurut para ahli pengertian tanah longsor memiliki beberapa versi, di antaranya sebagai berikut.

Dalam keadaan normal, terjadinya tanah longsor melalui proses air pada permukaan tanah meresap ke dalamnya sehingga dalam jumlah besar akan menambah berat pada tanah yang diresapi tersebut. Karena air yang meresap dalam jumlah banyak, maka dapat menembus lapisan tanah kedap air yang mengandung tanah liat yang licin yang kemudian berfungsi sebagai peluncur.

Di setiap tanah lereng memiliki gaya penahan dan pendorong masing-masing. Kepadatan tanah dan batuan adalah hal yang mempengaruhi penahan tanah di sebuah lereng, sedangkan berat jenis tanah, jumlah resapan air, beban diatasnya serta besar derajat kemiringan lereng merupakan hal-hal yang mempengaruhi gaya pendorong lereng. Jika pendorong lebih besar ketimbang penahan, maka terjadilah longsor.

Penyebab terjadinya tanah longsor dapat berlansung secara alami, namun ada juga karena dipicu oleh ulah manusia. Faktor-faktor penyebab longsor, antara lain sebagai berikut.

1.    Sebab Alamiah

a.    Komposisi, struktur dan sejarah pembentukan tebing.

b.    Iklim daerah, semakin tinggi curah hujan semakin besar resiko terjadi longsor.

c.    Keadaan lereng yang teramat curam.

d.    Getaran sekitar lereng, dapat bersumber dari gempa, ledakan atau lalu lintas kendaraan.

2.    Sebab Manusia

a.    Pertambangan batu dengan memotong lereng tebing.

b.    Penebangan hutan liar.

c.    Sistem drainase yang tidak baik seperti untuk irigasi, kolam ikan atau menimbun tanah di atas lereng.

Selain terjadi di daerah pegunungan yang notabene banyak dijumpai lembah dan lereng tinggi, namun bencana alam ini dapat pula terjadi di daerah tebing sekitar pantai, atau bahkan perkotaan di mana terdapat tumpukan massa material yang menggunung atau membentuk lereng. Untuk itu dibutuhkan tanggung jawab semua kalangan untuk memberikan pengertian bencana alam tanah longsor ini dapat terjadi di mana dan kapan saja. Semoga informasinya bermanfaat.

Selanjutnya : Tinggi Badan Michael Jordan
Sebelumnya: Apa yang Dipelajari dari Geometri dan Persamaan Aljabar?
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar